Kuatkan Harmoni, Penyuluh Lintas Agama Kulon Progo Kunjungi Masjid dan Kapel di Banjaroyo

Sayoto Ashwan

Penyuluh agama lintas Iman di Kulon progo mengunjungi Masjid di Plengan, Banjaroyo, Kalibawang. (Fotto: istimewa)

KULON PROGO – Penyuluh lintas agama Kementerian Agama Kulon Progo mengunjungi Masjid Al-Mutaqin dan Kapel St maria Ratu Rosario yang ada di Padukuhan Plengan, Banjaroyo, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini diikuti para penyuluh agama Islam, Kristen, Hindu, Buddha dan Katolik.

Dalam ertemuan ni dihadiri tokoh agama Islam dan Katolik. Masjid Al-Mutaqin dan Kapel St. Maria Ratu Rosario berdiri berdekatanm hanya dipisahkan dua rumah warga.

Warga setempat hidup berdampingan tanpa sekat, menjaga harmoni dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga menjunjung tinggi nilai toleransi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Salah satu tokoh agama Katolik, Susana Kristiani mengungkapkan bahwa ada satu tradisi unik yang masih lestari di Plengan. Yakni doa bersama secara Katolik dan Islam secara bersamaan ketika ada peristiwa sripah atau kematian dan juga merti dusun.

“Tradisi ini menjadi wujud nyata kebersamaan dan empati lintas iman,” ujarnya.

Warga yang lain, Seta Widodo mengatakan budaya saling mengunjungi saat hari raya masih terus ada hingga sekarang. Hanya saja perayaan ini tidak semeriah ketika ia masih kecil hingga remaja.

“Semangat persaudaraan tetap terjaga, meski zaman terus berubah,” ungkap Seta.

Sedangkan Takmir Al Mutaqin, Sujadi menyampaikan bahwa kehadiran masjid memberi warna tersendiri dalam kehidupan beragama di wilayah Plengan.

Panewu Anom Kalibawang, Haryanto menegaskan kerukunan umat beragama harus senantiasa dijaga demi mewujudkan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Kunjungan lintas agama seperti ini merupakan salah satu bentuk toleransi. Di mana para pemeluk agama saling mengenal dan memahami satu sama lain.

“Kerukunan umat beragama merupakan harta yang sangat berharga. Sehingga harus senantiasa dipupuk dan pelihara. Hal ini agar kehidupan bermasyarakat semakin tenteram dan damai,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Mita Kartikasari, Siswa MTs N 4 Kulon Progo Raih Medali Emas Indonesia Sains Olimpiads 2026

KULON PROGO – Siswi kelas VIIIA MTs N 4 Kulon Progo Mita Kartikasari sukses meraih medali emas dalam ajang Indonesia ...

Tokoh

Haedar Nashir Ajak Umat Islam Sikapi Perbedaan Puasa dengan Cerdas

YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak umat Islam untuk menyikapi perbedaan awal puasa Ramadhan 1447 ...

News

Kuatkan Harmoni, Penyuluh Lintas Agama Kulon Progo Kunjungi Masjid dan Kapel di Banjaroyo

KULON PROGO – Penyuluh lintas agama Kementerian Agama Kulon Progo mengunjungi Masjid Al-Mutaqin dan Kapel St maria Ratu Rosario yang ...

Pariwisata

Longsor di Nanggulan, Jebol Dinding Rumah Warga

KULON PROGO – Dinding Rumah milik Sarwidi warga Gayam, Gayam, Banyuroto, Nanggulan hancur diterjang material longsoran tanah, Senin (15/2/2026) malam. ...

News

Agnetha, Siswi MTsN 4 Kulon Progo Raih Medali Emas Olimpiade SBDP IOS 2026

KULON PROGO – Agnethatsaqib Balqis Budiyana siswi MTsN 4 Kulon Progo berhasil meraih medali emas dalam ajang nasional Indonesia Sains ...

Pariwisata

JFW 2026 Bangkitkan Ekonomi Kreatif, 1.000 Karya Siap Guncang Panggung Mode

YOGYAKARTA – Ratusan desainer dengan lebih dari 1.000 karya siap membanjiri panggung Jogja Fashion Week 2026. Gelaran yang akan berlangsung ...

Tinggalkan komentar