KULON PROGO – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk menyusun kepengurusan baru masa bakti 2026-2031 di kantor DPC PKB Kulon Progo, Sabtu (6/4/2026). Ada empat nama kader terbaik muncul sebagai kandidat kuat pengurus inti berdasarkan rekomendasi pusat.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPP PKB Hanif Dhakiri, Ketua DPW PKB DIY Umarrudin Masdar, serta seluruh jajaran pengurus dari tingkat kabupaten hingga anak cabang (PAC).
Berbeda dengan pemilihan konvensional, mekanisme Muscab kali ini mengacu pada hasil pemetaan dan rekomendasi dari DPP PKB. Terdapat empat figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin PKB Kulon Progo lima tahun ke depan. Empat nama ini Sihabbudin (Ketua DPC PKB Kulon Progo petahana), Suharto (Wakil Ketua DPRD Kulon Progo), Hifni Muhammad Nasikh (Anggota DPRD DIY) dan Kartono (Anggota DPRD Kulon Progo)
Artikel Terkait
Dalam persidangan, pimpinan sidang sempat menawarkan penambahan nama calon kepada para peserta Muscab. Namun, seluruh peserta secara aklamasi menyatakan cukup dan menyetujui keempat nama tersebut untuk diproses ke tahap selanjutnya.
Keempat nama tersebut tidak langsung menduduki kursi jabatan. Mereka masih harus melewati serangkaian proses internal sebelum struktur final diputuskan.
“Empat nama yang berpeluang menduduki jabatan pengurus inti ini selanjutnya akan disosialisasikan ke bawah untuk dilakukan uji kompetensi dan kelayakan (UKK),” kata Hanif.
Hasil dari uji kompetensi tersebut akan dilaporkan ke DPW PKB DIY untuk kemudian diteruskan ke DPP. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjabat sebagai Ketua, Sekretaris, hingga Bendahara sepenuhnya berada di tangan DPP PKB.
Selain urusan internal kepengurusan, Muscab ini juga menjadi ajang “pemanasan” mesin partai. Wakil Ketua DPP PKB, Hanif Dhakiri, dalam arahannya meminta seluruh kader dan pengurus untuk bekerja lebih keras dan bergerak lebih cepat.
Target utama PKB Kulon Progo ke depan adalah meningkatkan perolehan kursi secara signifikan, baik di tingkat DPRD Kabupaten Kulon Progo maupun di DPRD Provinsi DIY. Konsolidasi ini diharapkan menjadi titik tolak bagi PKB untuk semakin solid dan responsif terhadap aspirasi masyarakat di Bumi Binangun.
“Target kami perolehan kursi harus naik, syukur bisa mengembalikan seperti dulu,” katanya.
Salah satu kandidat Kartono mengaku siap menjalankan amanah partai apapun jabatan yang akan diberikan kepadanya. Dia bertekad untuk bekerja keras agar perolehan kursi bisa meningkat.
“Apapun posisinya saya siap. Semua sudah sepakat untuk meningkatkan perolehan kursi,” katanya.



















