KULON PROGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB) Kulon Progo mencatat ada 30 titik bencana alam yang terjadi dalam sepekan ini. Mulai dari tanah longsor, pohon tumbang hingga angin kencang.
“Hingga saat ini tercatat ada 30 titik bencana di Kulon Progo, mulai dari pohon tumbang hingga tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Setiawan Tri Widada.
Menurutnya, lokasi terbanyak di Kapanewon Kalibawang. Ada beberapa bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah seperti tembok jebol dan atap hancur. Untuk itulah warga diminta selalu waspada, karena musim penghujan masih berlangsung.
Artikel Terkait
Seorang warga Banyuroto, Nanggulan Sarwadi menjadi korban tanah longsor. Tebing setinggi 12 meter di samping rumanya longsor dan menghancurkan tembok samping.
“Saat saya tidur, tiba-tiba terdengar suara ‘grokk’. Ternyata rumpun pohon bambu jatuh menimpa rumah sampai rusuknya patah dan atap bolong,” katanya.
Saat itu dia melihat ada aliran air, sehingga langsung meninggalkan rumahnya bersama ana dan istrinya ke tempat saudaranya. Atas musibah ini, Sarwadi menerima bantuan program ALADIN (Atap Lantai Dinding) senilai Rp5.000.000 dari Baznas dan bantuan lainnya dari BPBD Kulon Progo.
Sementara itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan memastikan pemerintah hadir untuk membantu warga. Bantuan yang diberikan diharapkan bisa meringankan beban warga.
“Kalau mau membangun kembali lokasinya harus jauh dari tebing,” katanya.



















