YOGYAKARTA – Sebanyak 675 warga Yogyakarta yang merantau mengikuti program “Balik Kerja Bareng BPKH 2026”. Mereka diberangkatkan dari Balai Kota Yogyakarta, Senin (23/3/2026).
Program ini telah memasuki tahun keempat yang sukses menarik perhatian besar masyarakat Jogja. Tercatat jumlah pendaftar yang membeludak hingga 2.743 orang.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Susliyowati, menegaskan bahwa seluruh biaya program ini murni berasal dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari dana setoran awal milik jemaah haji.
Artikel Terkait
“Kami pastikan pokok dana jemaah tetap aman dan dikelola secara syariah. Program ini adalah bentuk nyata distribusi manfaat untuk kemaslahatan umat,” ujar Susliyowati.
Bekerja sama dengan Rumah Zakat dan Pemkot Yogyakarta, BPKH menyediakan bus eksekutif demi menjamin kenyamanan para pekerja kembali ke perantauan. Secara nasional, program ini menargetkan 2.700 penerima manfaat dari empat titik keberangkatan utama Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Lampung.



















