KULON PROGO – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengikuti syawalan saat hari pertama masuk kerja, Rabu (25/3/2026). Usai berjabat tangan mereka menikmati sajian kuliner lokal yang disediakan secara gratis.
Di hari pertama kerja pasca-lebaran, suasana formal apel pagi mencair menjadi sebuah perjamuan rakyat yang hangat. Bukan katering mewah hotel berbintang yang tersaji, melainkan deretan gerobak kaki lima milik pelaku UMKM lokal yang berjejer rapi.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengatakan, momen ini lebih dari sekadar tradisi tahunan. Baginya, bersalam-salaman adalah langkah awal untuk memperbaiki kinerja pelayanan publik.
Artikel Terkait
“Hari ini kita kembali ke fitrah. Saling memaafkan sekaligus mengevaluasi diri agar ke depan pelayanan kita kepada masyarakat semakin tulus,” ujar Agung.
Para pejabat tinggi duduk berdampingan dengan staf dan petugas kebersihan, menikmati semangkuk bakso atau segelas es teh yang sama. Selain itu ada juga empal gentong hingga es dawet.
Wakil Bupati Ambar Purwoko menegaskan bahwa kehadiran pedagang kaki lima ini adalah bentuk syukur yang nyata.
“UMKM dipanggil ke sini agar kita bisa menyatu, ‘sama rata dan sama rasa’. Inilah wujud keberpihakan kita; saatnya pedagang kecil kita berdayakan agar benar-benar naik kelas,” kataAmbar.
Pedagang bakso, Warino mengaku bersyukur ikut terlibat dalam kegiatan ini. Biasanya dia mangkal di depan kantor Satpol PP, menanti pembeli di bawah terik matahari. Hari ini, ia berdiri bangga karena dagangannya diborong habis sebanyak 200 porsi oleh pemerintah daerah.
“Semoga pedagang kecil seperti kami terus dilibatkan di acara-acara resmi. Biar kami ikut maju, Kulon Progo juga makin jaya,” katanya.



















