KULON PROGO – Ratusan petugas gabungan dari TNI/Polri dan Pemkab Kulon Progo melaksanakan aksi bersih massal di Pasar Wates, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini untuk menjaga kebersihan dan keindahan pasar sebagai wajah Kota Wates.
Aksi bersih-bersih ini dipimpin Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan. Menurutnya, aksi ini bukan sekadar pembersihan biasa, melainkan implementasi dari kebijakan nasional yang diterapkan di daerah.
“Hari ini kita membersihkan di lingkungan Pasar Wates yang merupakan wajah Kota Wates. Ini amanat dari tingkat nasional, di mana tiap satu minggu dua kali pada Selasa dan Jumat kita akan gelar aksi seperti ini,” katanya.
Artikel Terkait
Kegiatan ini bersinergi dengan kepolisian dan TNI. Sedangkan unsur yang ada di Pemkab Kulon Progo akan menyesuaikan obyek yang dijalankan. Seperti di pasar, maka harus ada unsur dari Dinas Perdagangan dan Dinas Lingkungan Hidup.
“Gerakan ini akan masif dilakukan sampai kapanewon menjangkau pasar dan fasilitas umum lainnya,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulon Progo, Duana Heru, mengatakan, aksi ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai tata kelola sampah yang benar. Ia mengingatkan bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bukan lagi tempat membuang segala jenis sampah.
“Hanya sampah residu yang benar-benar tidak bisa diolah yang diperbolehkan masuk ke TPA. Sisanya bisa diselesaikan di rumah tangga,” katanya.
Duana memberikan peringatan keras terkait bahaya membakar sampah plastik secara sembarangan. Pembakaran plasti akan menghasilkan gas beracun yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.



















