Pemkab Kulon Progo Terima Hibah dari KPK, Berupa Ambulans dan Rumah Rampasan Negara

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Sekda Kulon Progo Triyono (kanan) menerima hibah ambulans dan rumah dari KPK, Rabu (18/2/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menerima hibah barang rampasan negara dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aset ini berupa mobil ambulans dan rumah di Cakung, Jakarta Timur yang telah disita negara dalam perkara korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Aset yang diterima ini berupa mobil ambulans Suzuki APV tahun 2015 dengan nilai aset Rp106,273 juta. Selain itu tanah seluas 220 meter persegi dan bangunan seluas 204 meter persegi di Perumahan Royal Residence, Cakung, Jakarta Timur senilai Rp3,319 miliar.

“Aset itu sudah kami terima dengan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Aula Oman Sahroni, Kabupaten Subang Rabu (18/2/2026) kemarin,” kata Sekda Kulon Progo Triyono, Jumat (20/2/2026).

Secara simbolis, aset ini diserahkan Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. Aset tersebut sebelumnya telah dilelang, namun tidak laku.

“Kami mengajukan permohonan pemanfaatan aset ke KPK dan Alhamdulillah kita menerima ambulans dan rumah itu,” katanya.

Rumah ini akan dijadikan sebagai Rumah Singgah bagi pejabat maupun pegawai Pemkab Kulon Progo yang menjalankan perjalanan dinas ke Jakarta. Tujuannya untuk efisiensi anggaran agar tidak perlu menginap di hotel. Sedangkan untuk unit ambulans, akan diserahkan ke Dinas Kesehatan guna menunjang layanan medis masyarakat.

“Penggunaan aset ini nanti akan dipantau KPK untuk memastikan penggunaan sesuai tujuan awal,” katanya.

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, menegaskan hibah ini adalah bentuk nyata dari penyelesaian perkara korupsi yang berorientasi pada kemanfaatan rakyat.

“Hibah sejatinya bagian dari penyelesaian perkara oleh KPK. Tidak melulu menghukum pelaku, tetapi juga memastikan aspek kemanfaatannya untuk rakyat,” ujar Mungki.

KPK akan memastikan barang yang dihibahkan dicatat sebagai aset dalam Barang Milik Daerah (BMD) dan pemanfaatannya secara nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Aturan Desil BPS: Jangan Sampai Anak Bangsa Putus Kuliah

KULON PROGO – Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera mengevaluasi skema pendesilan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai syarat mutlak ...

Ekbis

Inovasi Mahasiswa UGM Ciptakan ‘Intoco’, Mesin Pengolah Cokelat Canggih Penyelamat UMKM Kulonprogo

KULONPROGO – Langkah nyata akademisi dalam mendukung UMKM lokal kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui Program Kreativitas ...

News

Ratusan Kambing Ras Kaligesing Terbaik se-Indonesia Meriahkan Piala Raja #1 di Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 300 peternak dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Kontes Ternak Kambing Ras Kaligesing Tingkat Nasional Piala ...

News

Jadi Pembina Upacara Bendera di SMPN 2 Galur, Wabup Motivasi Siswa Rajin Belajar

KULON PROGO – Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menekankan pentingnya pembentukan karakter, etika, dan integritas bagi para pelajar sejak ...

Ekbis

Luncurkan PRAMANA, Kulon Progo Siap Benahi Data Kemiskinan

KULON PROGO = Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meluncurkan inovasi sistematis bernama PRAMANA (PRiksa lan pilah datA warga Miskin kAnthi NyatA) ...

News

Menoreh Art Festival dan Peluncuran Logo Resmi Warnai Kick Off Hari Jadi ke-75 Kulon Progo

KULON PROGO – Lautan manusia memadati Alun-Alun Wates pada Sabtu (12/9/2026) malam, saat Kick Off pembukaan rangkaian peringatan Hari Jadi ...

Tinggalkan komentar