BANTUL – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membagikan 4.000 takjil gratis kepada mahasiswa selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini untuk mempererat kepedulian sosial, khususnya bagi mahasiswa yang menjalankan ibadah puasa.
Rektor UMY, Prof Achmad Nurmandi mengatakan, program ini rutin dilaksanakana setiap bulan Ramadhan. Ini merupakan tahun ketujuh yang dilaksanakan mempertimbangkan aktivitas mahasiswa.
Program ini akan dijalankan selama 20 hari. Biasanya pada 10 hari terakhir Ramadhan mahasiswa sudah mulai mudik sehingga jumlahnya cenderung berkurang.
Artikel Terkait
“Hari ini kami bagikan 4.000 takjil kepada mahasiswa selama Ramadhan,” kata Rektor.
Program ini dilaksanakan dengan sistem drive thru. Mahasiswa cukup berada di atas kendaraan dan akan diberikan jatah takjil gratis setelah dicek kartu mahasiswanya. Program ini cukup efektif untuk 15 hari pertama saat mahasiswa masih berada di kampus dengan berbagai aktivitasya.
“Kami juga membagikan di Masjid KH Ahmad Dahlan di kampus terpadu,” katanya.
Dari sisi kualitas makanan, ia menekankan bahwa menu yang dibagikan tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga memperhatikan keseimbangan gizi. Makanan yang dibagikan memenuhi unsur protein, vitamin, karbohidrat, serta unsur nutrisi lainnya.
“Menunya kami upayakan bergizi seimbang. Ada protein, sayur-mayur, dan vitamin. Sumber protein juga diperhatikan, baik hewani maupun nabati. Jadi mahasiswa tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga mendapatkan asupan yang sehat setelah seharian berpuasa,” tambahnya.
Salah satu mahasiswa, Lailia Alfi Nur Fathonah mengaku senang dengan adanya pogram takjil gratis ini. Layanan drive thru memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dengan mobilitas yang berbeda.
“Ini bagus sekali karena mmebantu mahasiswa yang akan berbuka puasa. Ini juga menjadi bentuk kepedulian kampus,” tuturnya.



















