Sinergi TNI dan Warga Kalirejo Sulap Jalan Desa Menjadi Beton

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Proses pengecoran jalan desa dalam program TMMD di Kalirejo, Kokap, Rabu (15/7/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Semangat gotong royong kembali bergelora di perbukitan Menoreh, khususunya di wilayah Kalirejo, Kokap. Para prajurit TNI bersinergi dengan Polri, masyarakat untuk membangun desa, membuka wilayah yang terisolasi agar ekonomi lebih maju.

Selama 30 hari ke depan, TNI akan melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang resmi dibuka pada Rabu (15/7/2026).

Ada sejumlah kegiatan fisik yang disiapkan. Mulai dari membangun jalan rabat beton sepanjang 668 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter, renovasi masjid Al Huda dan beberapa kegiatan lain.

“Fokus kami adalah memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan masyarakat. Selain jalan rabat beton, kami juga membenahi fasilitas spiritual warga,” ujar Koordinator Lapangan sekaligus Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo, Lettu Inf Adi Mardiyanto.

Tidak Hanya Fisik, para prajurit juga menyasar sektor nonfisik sebagai motor penggerak investasi masa depan. Kegiatan cukup beragam dari penyuluhan, wawasan kebangsaan, kesiapsiagaan penanggulangan bencana, benteng pertahanan dari bahaya narkoba, hingga edukasi krusial mengenai penanganan stunting dan penyakit menular seperti TBC.

Kegiatan ini menggunakan anggaran senilai Rp257,5 juta dari APBD DIY dan Kulon Progo. Setidaknya ada 70 personel yang disiagakan, dari TNI/Polri, relawan dan warga setempat.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat dan merawat warisan terbaik nusantara. Semua turun bergotongroyong membangun wilayah.

“TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan. Ketika pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat berjalan dalam satu tujuan, maka berbagai tantangan pembangunan akan lebih mudah kita selesaikan,” ujarnya.

Mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan Kulon Progo tidak dimulai dari pusat kota, melainkan dari desa-desa yang mandiri, berdaya, dan sejahtera.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Aturan Desil BPS: Jangan Sampai Anak Bangsa Putus Kuliah

KULON PROGO – Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera mengevaluasi skema pendesilan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai syarat mutlak ...

Ekbis

Inovasi Mahasiswa UGM Ciptakan ‘Intoco’, Mesin Pengolah Cokelat Canggih Penyelamat UMKM Kulonprogo

KULONPROGO – Langkah nyata akademisi dalam mendukung UMKM lokal kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui Program Kreativitas ...

News

Ratusan Kambing Ras Kaligesing Terbaik se-Indonesia Meriahkan Piala Raja #1 di Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 300 peternak dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Kontes Ternak Kambing Ras Kaligesing Tingkat Nasional Piala ...

News

Jadi Pembina Upacara Bendera di SMPN 2 Galur, Wabup Motivasi Siswa Rajin Belajar

KULON PROGO – Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menekankan pentingnya pembentukan karakter, etika, dan integritas bagi para pelajar sejak ...

Ekbis

Luncurkan PRAMANA, Kulon Progo Siap Benahi Data Kemiskinan

KULON PROGO = Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meluncurkan inovasi sistematis bernama PRAMANA (PRiksa lan pilah datA warga Miskin kAnthi NyatA) ...

News

Menoreh Art Festival dan Peluncuran Logo Resmi Warnai Kick Off Hari Jadi ke-75 Kulon Progo

KULON PROGO – Lautan manusia memadati Alun-Alun Wates pada Sabtu (12/9/2026) malam, saat Kick Off pembukaan rangkaian peringatan Hari Jadi ...

Tinggalkan komentar