KULON PROGO – Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Kulon Progo menggelar penganugerahan penghargaan bagi para pemenang Kompetisi Bahasa dan Sastra Tahun 2026 di Taman Budaya Kulon Progo (TBK), Selasa (21/7/2026). Tercatat lebih dari 842 peserta dari jenjang SD sampai SMA yang aktif dalam kegiatan pelestarian seni dan budaya.
Kepala Bidang Bahasa, Sastra, Sejarah, dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kulon Progo, Gunawan Edy Nugroho, mengatakan, ada tujuh kategori lomba, meliputi Alih Aksara Jawa, Maca Crita Cekak, Maca Geguritan, Macapat, Sesorah, Pranatacara, dan Mendongeng. Setelah melalui masa pendaftaran sejak April dan seleksi ketat pada Juni, babak final dilaksanakan pada 19–21 Juli 2026.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengapresiasi seluruh finalis dan menegaskan pentingnya ajang ini untuk membentuk mentalitas serta melestarikan budaya lokal.
Artikel Terkait
“Kalian adalah anak-anak hebat Kulon Progo yang telah melalui proses seleksi luar biasa. Ajang ini sangat penting untuk melatih jiwa sportif serta menaikkan derajat nilai seni budaya di daerah kita,” ujar Agung.
Kepala UPT TBK, Murdiyono, menambahkan bahwa kegiatan yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik ini diselenggarakan selama dua hari hingga Rabu (22/7/2026). Selain menghadirkan sembilan grup musik keroncong untuk mengenalkan keroncong sebagai seni panggung yang megah, penyelenggara juga melibatkan 20 pelaku UMKM lokal guna mendongkrak perekonomian warga.
Acara penganugerahan ditutup dengan meriah melalui penampilan musik keroncong yang disambut antusias oleh para tamu undangan dan masyarakat sekitar.



















