KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo resmi menggandeng Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk menyelenggarakan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) jenjang Magister (S2) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui skema ini, para ASN berkesempatan meraih gelar magister hanya dalam waktu satu tahun.
Program ini dihadirkan guna memacu kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Pemkab Kulon Progo tanpa mengganggu kelancaran tugas pelayanan publik.
“Pengalaman kerja dan rekam jejak para ASN merupakan aset berharga yang kini mendapat pengakuan akademis secara sah melalui jalur RPL,” kata Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, Rabu (22/7/2026).
Artikel Terkait
Agung berharap ASN Kulon Progo tidak hanya kaya pengalaman praktis, tetapi juga memiliki landasan teori yang kuat untuk melahirkan inovasi pembangunan.
Skema RPL ini memungkinkan pengakuan pengalaman kerja hingga maksimal 70 persen dari total beban studi S2. Mahasiswa hanya perlu menempuh sisa sekitar 12 SKS, termasuk penyusunan tesis.
Proses pembelajaran menerapkan pendekatan blended learning yaitu 90 persen daring dan 10 persen luring yang dilaksanakan seusai jam kantor mulai pukul 16.00 WIB. Lokasi perkuliahan tatap muka juga dapat disepakati bersama di wilayah Kulon Progo.
Kemitraan ini memberikan potongan biaya pendidikan hingga 50 persen dibanding jalur reguler, dengan estimasi total biaya pendidikan sekitar Rp13,5 juta. Bank Kulon Progo juga menyediakan dukungan finansial berupa skema kredit pendidikan berbunga ringan dengan tenor tiga tahun dan angsuran berkisar Rp565 ribu hingga Rp570 ribu per bulan.
Pendaftaran gelombang khusus Kulon Progo dibuka mulai 20 Juli hingga 4 Agustus 2026. Seleksi dilakukan murni berbasis penilaian dokumen portofolio tanpa ujian tertulis. Persyaratan utamanya adalah lulusan S1/D4 dengan pengalaman kerja relevan, bahkan bagi ASN yang bidang pekerjaannya saat ini tidak sejalan dengan latar belakang ijazah S1.



















