Manfaatkan Galon Bekas, Kalurahan Palihan Raih Juara Ketapangmas

Sayoto Ashwan

[addtoany]

GKBRAy Pakualam X memanen buah tomat dalam penyerahan piagam dan hadiah program KETAPANGMAS di Palihan, Temon, Rabu (28/7/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Tim Penggerak PKK Dusun Kragon II, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kulon Progo, berhasil meraih juara pertama dalam lomba Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (KETAPANGMAS) tingkat DIY. Keberhasilan ini tidak lepas dari pemanfaatan limbah dari galon dan plastik bekas.

Keberhasilan ini tidak lepas dari hobi berkebun dan kreativitas memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam. Program ini diinisiasi oleh Ketua TP PKK Kalurahan Palihan, Eti Martini.

Tinggal di kawasan relokasi dengan lahan yang terbatas, Eti berhasil menggerakkan masyarakat memanfaatkan pekarangan sempit. Menggunakan media tanam dari barang bekas seperti galon dan botol plastik.

Keberhasilan program KETAPANGMAS bukan diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang, pendampingan, serta konsistensi masyarakat dalam merawat tanaman setiap hari. Dukungan berupa bibit, media tanam, hingga pendampingan dari perangkat daerah juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut.

“Keterbatasan lahan di sini justru menantang kami untuk kreatif memanfaatkan barang bekas seperti galon. Melalui Kelompok Wanita Tani, kami bergotong royong menanam bersama agar hasilnya dapat dirasakan seluruh warga,” ungkap Eti saat menerima hadiah dan penghargaan yang diserahkan GKBRAy Adipati Paku Alam X (Gusti Putri), Rabu (29/7/2026).

Ketua TP PKK Kulon Progo, Nuraini Mufida, menegaskan ketahanan pangan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Melalui program unggulan Aku Hatinya PKK (Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman), pihaknya terus mengajak kader PKK mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga.

“Isu ketahanan pangan adalah fondasi utama kesejahteraan keluarga dan peningkatan kualitas SDM sejak dini,” katanya.

Mufida mengatakan, kolaborasi Ketapangmas, gerakan di tingkat tapak akan lebih terarah dan berdampak luas. Program KETAPANGMAS mampu mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus menjadi salah satu upaya nyata dalam pencegahan stunting melalui pemanfaatan pekarangan rumah.

GKBRAy Adipati Paku Alam X atau lebih dikenal Gusti Putri mengaku bangga melihat warga Kragon II tetap mampu memanen cabai, tomat, dan terong di tengah musim kemarau. Hasil ini membuktikan keterbatasan alam bukanlah hambatan ketika masyarakat memiliki kemauan, semangat gotong royong, serta pendampingan yang berkelanjutan.

“Kami mohon dukungan penuh dari para lurah dan panewu, karena PKK tidak bisa berjalan sendiri,” tutur Gusti Putri.

Gusti Putri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Yayasan Kita Bisa, agar semangat pemberdayaan masyarakat tetap berjalan meski terjadi penyesuaian anggaran daerah.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar