Luncurkan PRAMANA, Kulon Progo Siap Benahi Data Kemiskinan

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Rakor TKPK sekaligus launching PRAMANA untuk memperbaiki data kemiskinan. (foto: istimewa)

KULON PROGO = Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meluncurkan inovasi sistematis bernama PRAMANA (PRiksa lan pilah datA warga Miskin kAnthi NyatA) untuk membenahi dan memvalidasi data kemiskinan. Langkah ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Ruang Rapat Kiskendo, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (14/9/2026).

PRAMANA dirancang sebagai solusi jangka panjang agar seluruh bantuan dan intervensi sosial dari pemerintah daerah tepat sasaran. Strategi utama inovasi ini bertumpu pada penguatan regulasi melalui Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Verifikasi dan Validasi Penduduk Miskin guna mencegah inclusion error (warga mampu yang terdaftar) maupun exclusion error (warga miskin yang terlewat).

Kepala Bapperida Kulon Progo, Aris Nugroho, menjelaskan bahwa PRAMANA mengintegrasikan data sosial nasional dengan verifikasi faktual di lapangan. Data dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dipadankan dengan data kependudukan daerah, lalu diturunkan ke lapangan untuk mengecek pendapatan, jenis pekerjaan, hingga kepemilikan aset warga.

“Harapan kita data penduduk miskin itu valid karena nanti digunakan sebagai dasar intervensi. Dengan verifikasi lapangan seperti ini, kita tahu kondisi sebenarnya secara by name, by address, hingga lokasinya,” ujar Aris.

Proses verifikasi juga menerapkan pendekatan partisipatif melalui Musyawarah Kalurahan (Muskal) yang melibatkan tokoh masyarakat, RT/RW, BPS, dan pendamping sosial untuk mengoreksi ketidaksesuaian data secara langsung.

Wakil Bupati Kulon Progo sekaligus Ketua TKPK, Ambar Purwoko, menegaskan pentingnya pembenahan data ini demi tanggung jawab moral menuntaskan kemiskinan.

“Tujuannya sederhana, semata-mata untuk memastikan bahwa bantuan itu bisa tepat sasaran,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektor dari tingkat kabupaten hingga kalurahan, Pemkab Kulon Progo optimistis sistem PRAMANA mampu menghadirkan tata kelola data kemiskinan yang transparan, akurat, dan berkeadilan.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar