Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Aturan Desil BPS: Jangan Sampai Anak Bangsa Putus Kuliah

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan spesifik di Kulonprogo, Kamis (17/9/2026). (foto : istimewa)

KULON PROGO – Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera mengevaluasi skema pendesilan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai syarat mutlak penerima bantuan sosial dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Aturan yang kaku dan lamanya proses pemutakhiran data dinilai merugikan masyarakat miskin serta memicu calon mahasiswa prasejahtera gagal melanjutkan pendidikan.

Teguran keras ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati, dalam Kunjungan Kerja Revisi UU Statistik di Pemkab Kulon Progo, Kamis (17/9/2026). Ia menyoroti lamanya pemutakhiran data yang memakan waktu hingga tiga bulan.

“Kalau orang lapar keburu pingsan, kalau orang mau kuliah kampusnya sudah tutup penerimaan mahasiswa barunya. Harus ada percepatan. Untuk KIP Kuliah, kami minta berdasarkan verifikasi faktual, bukan sekadar bergantung pada data desil,” ujar My Esti.

Dampak kaku aturan ini dirasakan langsung di daerah. Rektor IKIP PGRI Wates, Wahyu Pambudi, membeberkan sebanyak 10 calon mahasiswa di kampusnya terpaksa batal kuliah karena terdeteksi masuk Desil 5 ke atas, meski kondisi ekonomi keluarganya sebenarnya tidak mampu.

Sekda Kulon Progo, Triyono, juga menceritakan kasus seorang pengayuh becak yang status ekonominya mendadak naik ke Desil 9, sebelum akhirnya dikoreksi menjadi Desil 3 setelah viral.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Ateng Hartono, menyatakan pihaknya terus menyempurnakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSN). BPS juga mendukung revisi UU Statistik demi memperkuat akurasi data hingga level desa.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar