KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengucurkan dana bantuan sebesar Rp440 juta untuk membedah 22 rumah warga kurang mampu agar menjadi Rumah Layak Huni (RLHB), Selasa (6/10/2026). Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan dana stimulan sebesar Rp20 juta yang tersebar di wilayah Kapanewon Galur, Panjatan, dan Wates.
Penyaluran bantuan yang menyasar masyarakat skala prioritas desil 1 dan desil 2 ini dipusatkan di kediaman Adit Meika Gunawan, Pedukuhan Krebet, Kalurahan Gotakan, Kapanewon Panjatan. Penyerahan simbolis tersebut ditandai dengan aksi gotong royong pembongkaran atap rumah bersama jajaran Kapanewon, Polsek, Koramil, dan warga setempat.
Penerima manfaat, Adit Meika Gunawan, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian pemerintah daerah serta Baznas dalam mewujudkan impian keluarganya memiliki hunian yang kokoh.
Artikel Terkait
“Saya sangat bahagia, senang, dan bersyukur karena dapat mewujudkan rumah layak huni untuk keluarga saya melalui bantuan ini,” ujar Adit di lokasi acara.
Asisten Daerah 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kulon Progo, Aspiyah, menegaskan esensi utama program ini adalah memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan mendasar bagi masyarakat. Menurutnya, seluruh dana bantuan berasal dari zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kulon Progo, pamong kalurahan, serta pelaku usaha.
“Rumah yang layak huni tidak harus bagus atau mewah, yang penting atapnya tidak bocor saat hujan, tidak kepanasan, dan kokoh jika terkena angin kencang, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman,” kata Aspiyah.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kulon Progo, Ridwan Usman menjelaskan bahwa program RLHB mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 36 Tahun 2015 dan Surat Edaran Bupati Nomor 695 Tahun 2026. Penentuan 22 penerima manfaat telah melalui verifikasi ketat dari tingkat kalurahan hingga validasi tim kabupaten agar tepat sasaran.
Lurah Gotakan, Reddy Hartanto, turut menyampaikan apresiasinya atas alokasi bantuan ini. Ia menilai program RLHB membawa dampak nyata dalam merawat budaya gotong royong serta menghadirkan tempat tinggal yang aman dan bermartabat bagi warga Kulon Progo.



















