KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga terdampak di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (30/10/2026). Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk komitmen para penambang agar aktivitas penambangan pasir Sungai Progo dapat memberikan dampak positif serta merangkul masyarakat sekitar.
Bantuan yang dibagikan kepada penerima manfaat berupa paket bahan pokok yang berisi beras, minyak goreng, telur, hingga mi instan. Salah satu warga setempat, Munardono, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut dan berharap kegiatan bakti sosial seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin.
“Ini sangat membantu warga, semoga ke depan rutin ada bakti sosial seperti ini,” katanya.
Artikel Terkait
Ketua PPRY, Agung Mulyono, mengatakan, aksi peduli lingkungan dan kemasyarakatan ini menjadi komitment para penambang rakyat. Mereka tidak hanya mendukung perputaran roda ekonomi daerah, tetapi juga terus menjaga keharmonisan dengan masyarakat sekitar.
Selama ini, penambang rakyat masih mengandalkan metode tradisional menggunakan cangkul dan senggrong. Kehadiran Rekomtek untuk penggunaan pompa mekanik dinilai mampu meningkatkan potensi produksi pertambangan rakyat, yang nantinya berimplikasi langsung pada peningkatan perekonomian warga di sepanjang tepi Sungai Progo.
“Semoga pemerintah memberikan perhatian karena dalam aturan bisa diterbitkan Rekomendasi Teknis (Rekomtek) agar para penambang diizinkan mengoperasikan alat pompa mekanik untuk menyedot pasir di bagian tengah sungai,” katanya.



















