KULON PROGO – Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengingatkan para siswa untuk mewaspadai bahaya judi online, paham radikalisme, dan aksi perundungan (bullying). Imbauan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke SMP Negeri 3 Kokap, Kulon Progo, dalam acara edukasi anak yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kulon Progo, Senin (5/10/2026).
Dalam arahannya, Agung menegaskan bahwa keterlibatan siswa dalam judi online berisiko merenggut hak bantuan pendidikan dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Operasional Sekolah (BOS), karena data perangkat siswa terintegrasi dengan data kependidikan. Selain itu, Bupati meminta siswa membentengi diri dari paham radikal serta tidak melakukan perundungan agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman.
Untuk mencegah dampak negatif tersebut, Pemkab Kulon Progo mendorong para siswa menyalurkan kegiatan ke arah positif, seperti olahraga, seni budaya, dan organisasi kepemudaan. Agung juga memastikan pemerintah daerah siap memfasilitasi siswa yang terkendala biaya agar tidak putus sekolah melalui berbagai program, salah satunya Sekolah Rakyat.
Artikel Terkait
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga berdialog langsung dengan para siswa dan guru untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan sarana sekolah serta mendata siswa yang memerlukan bantuan biaya pendidikan.
Sementara itu, Kepala SMPN 3 Kokap, Uswatun Hasanah, menyambut baik dan mengapresiasi arahan serta dukungan yang diberikan Bupati Kulon Progo. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan dorongan motivasi belajar bagi para siswa di wilayah Kokap.



















