KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendistribusikan 42 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) tahap keempat kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di Aula Padi Menor serta halaman Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Senin (5/10/2026). Bantuan yang bersumber dari APBN ini disalurkan untuk memangkas biaya operasional, menghemat waktu kerja, serta mendongkrak produktivitas sektor pertanian daerah.
Secara keseluruhan, Kulon Progo telah menerima akumulasi 109 unit alsintan senilai sekitar Rp10,4 miliar hingga September 2026 yang disalurkan kepada 96 penerima. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Heni Hernawati menjelaskan bahwa pada tahap keempat ini, sebanyak 42 unit alsintan disebar ke 42 kelompok tani di 11 kapanewon. Jenis alsintan yang diserahkan meliputi traktor roda empat, traktor roda dua (rotary dan singkal), pompa air, rice transplanter, combine harvester, hingga power thresher. Penyerahan secara simbolis diwakili oleh 29 kelompok tani dan gapoktan.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan menegaskan agar seluruh alsintan yang diserahkan dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok sesuai peruntukannya, bukan untuk kepentingan pribadi, dialihkan, atau sekadar disimpan.
Artikel Terkait
“Yang paling penting adalah alat-alat ini diturunkan untuk semaksimal mungkin digunakan untuk kepentingan peningkatan produksi pertanian. Bantuan ini adalah untuk digunakan, bukan hanya untuk disimpan. Kalau belum bisa memanfaatkannya, Dinas Pertanian harus cari solusi,” ujar Agung Setyawan.
Bupati juga menekankan pentingnya penyesuaian penggunaan mesin dengan kondisi dan luasan lahan. Selain itu, ia mendorong terbentuknya ekosistem pertanian yang kuat agar petani tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu memperhitungkan kebutuhan pasar demi meningkatkan nilai ekonomi hasil panen.
Apresiasi turut disampaikan oleh perwakilan penerima bantuan, Sudarman dari Gapoktan Glagah Sari, yang menaungi 15 kelompok tani dengan luasan sawah sekitar 128 hektare. Ia menyatakan bantuan combine harvester yang diterima sangat menjawab kebutuhan yang diajukan para petani di wilayahnya dan berkomitmen untuk mengoperasikannya secara optimal.
Kegiatan penyerahan tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kulon Progo, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, tenaga ahli Titiek Soeharto, penyuluh pertanian, serta koordinator BPP.



















