KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Jumat (30/10/2026). Lantaran Sudah mulai membusuk, bangkai ini kemudian dikubur agar tidak mengganggu wisatawan.
Bangkai satwa yang dilindungi ini pertama kali ditemukan petugas SRI Glagah, yang sedang menjalankan patroli rutin di sepanjang bibir pantai. Saat ditemukan, bangkai penyu berada di daratan dalam kondisi sudah mulai membusuk dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Petugas SRI Glagah di lokasi langsung berkordinasi dengan personel lainnya untuk segera melakukan evakuasi. Langkah penguburan dilakukan di area yang aman demi menjaga kenyamanan serta kesehatan para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Glagah.
Artikel Terkait
“Kondisinya sudah mati dan membusuk sehingga langsung dikubur,” kata Ketua SRI Wilayah V Glagah Aris Widiatmoko.
Hasil identifikasi, satwa ini merupakan Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea). Penyu tersebut memiliki bobot sekitar 15 kilogram, dengan ukuran panjang tempurung mencapai 45 sentimeter dan lebar 30 sentimeter. Selain itu, tercatat panjang sirip depan sekitar 17 sentimeter dan sirip belakang 11,43 sentimeter.
“Penyebab kematian tidak diketahui dan setelah diidentifikasi langsung dikubur,” katanya.



















