261 Jemaah Haji Kulon Progo Masuk Kategori Extra Care, Dinkes Beri Pengawalan

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Calon jemaah haji KUlon Progo menjalani perekaman biometrik di Kantor Kemenag Kulon Progo, Selasa (19/11/2024). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Sebanyak 383 jemaah haji asal Kulon Progo akan berangkat ke tanah suci Makah untuk melaksanakan ibadah Haji. Dinas Kesehatan Kulon Progo mencatat ada 261 jemaah di antaranya masuk kategori berisiko tinggi dan memerlukan pendampingan medis penuh.

Kepala Dinkes Kulon Progo, Susilaningsih, mengatakan mayoritas jemaah resuji tinggi ini memiliki riwayat penyakit degeneratif yang memerlukan konsumsi obat secara rutin. Beberapa di antaranya menderita hipertensi, penyakit jantung dan diabetes melitus.

“Mayoritas jemaah berusia lanjut dan mereka harus menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan lingkungan yang dapat menurunkan daya tahan,” katanya.

Meski begitu, Dinas Kesehatan memastikan para jemaah tetap bisa melaksanakan ibadan dan rukun wajib haji. Kuncinya mereka harus kedisiplinan mengonsumsi obat rutin. Petugas kesehatan pendamping juga akan melakukan pengawasan ketat

Saat ini para jemaah sudah mendapatkan vaksin meningitis, polio dan Covid-19. Dukungan fisik berupa kursi roda juga telah disiapkan bagi jemaah yang memiliki keterbatasan mobilitas.

“Sebelum diberangkatkan mereka akan menjalani tes kesehatan bekerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Klas II Yogyakarta,” katanya.

Plt Kepala BKK Klas II Yogyakarta, Tatok Redjadi, menegaskan bahwa pemeriksaan ini bersifat kontinyu. Mereka akan melakukan pemantauan sebelum keberangkatan, selama berada di Mekah dan kembali ke tanah air.

“Mereka yang berangkat harus benar-benar dalam kondisi stabil demi keamanan bersama,” tegasnya.

Jemaah Kulon Progo terbagi dalam dua kelompok terbang (Kloter). Kloter 1 yang terdiri dari 354 jemaah (gabungan dengan petugas) dijadwalkan akan bertolak menuju Tanah Suci pada 21 April 2026 mendatang. Mereka akan diberangkatkan dari Bandara YIA.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

Tinggalkan komentar