Anggaran Infrastruktur Kulon Progo 2026 Rp39 Miliar, Wabup: Fokus Entaskan Kemiskinan

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Wabup Ambar Purwoko menebar ikan dalam rangkaian BBGRM di Kapanewon Sentolo dan Lendah, Selasa (12/5/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengambil langkah berani dalam percepatan pembangunan daerah. Melalui momentum Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2026, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengumumkan kenaikan drastis anggaran infrastruktur dari Rp20 miliar menjadi Rp39 miliar pada tahun ini.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas target pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bumi Binangun. Ini menjadi strategi utama dalam menekan angka kemiskinan yang masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah.

“Tahun 2026 ini, anggaran infrastruktur kita tingkatkan hampir dua kali lipat. Jika ada laporan masyarakat mengenai jalan atau sarana yang rusak, segera sampaikan,” kata Ambar saat melaksanakan BBGRM di Kapanewon Sentolo, Selasa (12/5/2026).

Ambar memberikan catatan serius terkait kondisi sosial di Kulon Progo. Ia menyoroti adanya paradoks Kulon Progo mencatatkan angka putus sekolah terendah di DIY (hanya 1.470 anak), namun di sisi lain masih memegang predikat angka kemiskinan tertinggi di DIY.

“Pendidikan kita mungkin yang terbaik di DIY, itu bukti prioritas kita. Namun, kita tidak boleh bangga dulu karena angka kemiskinan kita masih menduduki peringkat satu. Ini adalah PR besar yang harus diselesaikan lewat kreativitas dan gotong royong,” katanya.

Dalam kunjungan di Kapanewon Sentolo, rombongan mengapresiasi kemandirian Karang Taruna Kalurahan Kaliagung yang sukses mengelola Tempat Pengolahan Sampah (TPS3R).

Panewu Sentolo, Armawati, memaparkan program unik di wilayahnya di mana setiap calon pengantin diwajibkan memberikan kontribusi bantuan pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

“Ini bentuk gotong royong yang menyentuh langsung sektor pendidikan. Selain itu, kami juga terus mengebut perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui dukungan CSR dan dana Pemda,” ujar Armawati.

Di Kapanewon Lendah, Wabup menyerahkan bantuan sosial dan ekonomi secara masif. Bantuan yang disalurkan meliputi pemasangan listrik gratis bagi Rumah Tangga Miskin (RTM), bantuan modal usaha dan sarana prasarana kesehatan hingga bantuan sarana pertanian.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Tak Cukup Sekadar Bantuan, Kolaborasi dan Wirausaha Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan di Kulon Progo

KULON PROGO – Pengentasan kemiskinan tidak dapat diselesaikan hanya dengan menyalurkan program bantuan sosial, melainkan menuntut kolaborasi lintas sektor serta ...

Pariwisata

Akses Baru Menuju Debur Ombak Trisik, Jembatan Nglinggan Kembali Kokoh Membentang

KULON PROGO – Deru angin pesisir selatan menyambut derap langkah rombongan di atas aspal mulus yang masih anyar. Di bawah ...

Ekbis

Percepat Layanan Publik dan Efisiensi Energi, Pemkab Kulon Progo Gandeng BRI Wates

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor ...

News

Pesta Rakyat di Kulon Progo Saat Ribuan Warga Menyatukan Langkah dalam Semarak Merdeka

KULON PROGO – Matahari Sabtu (22/8/2026) pagi belum terlalu tinggi, tetapi aspal di sekeliling Alun-Alun Wates sudah riuh oleh derap ...

News

Panen Melon Merdeka di Giripeni, Perkuat Kemandirian Pangan dan Rangkul Petani Milenial

KULON PROGO – Lumbung Mataraman Bulak Peni, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, menggelar panen raya bertajuk “Panen Melon ...

News

PPK Ormawa 2026, Mahasiswa UMBY Latih Warga Depok Olah Kelapa Jadi Balsam

KULON PROGO – Mahasiswa Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melaksanakan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 di Panjatan dan ...

Tinggalkan komentar