KULON PROGO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kulonprogo bergerak cepat dalam mempersiapkan diri menuju pentas olahraga terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai langkah awal penguatan internal, KONI Kulon Progo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Bidang Hukum dan Tata Kelola Organisasi di Aula Sadewa Dinas Disdikpora Kulon Progo, Sabtu (13/6/2026).
Agenda strategis ini diikuti oleh 92 peserta yang terdiri dari jajaran ketua dan bendahara cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Kulon Progo.
Ketua KONI Kulon Progo, Hamam Mutaqim, menegaskan bahwa pemahaman terkait regulasi hukum dan tata kelola bukan lagi sekadar formalitas, melainkan instrumen vital yang wajib dikuasai dan diimplementasikan oleh seluruh penggiat olahraga di Bumi Binangun.
Artikel Terkait
“Melalui bimtek ini, kami berharap seluruh cabor dapat mencermati dengan teliti peraturan penggunaan anggaran serta regulasi pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027 mendatang,” ujar Hamam saat membuka kegiatan.
Langkah preventif dan edukatif ini sengaja diambil agar manajemen cabor semakin profesional, terutama dalam menyongsong Porda DIY 2027. Pengelolaan dana hibah olahraga yang transparan dan akuntabel menjadi salah satu sorotan utama demi menghindari rapor merah di bidang hukum.
Untuk membedah materi tersebut secara tuntas, KONI Kulon Progo menghadirkan tiga pakar sebagai narasumber. Mereka adalah Anung Marganto yang mengupas tuntas materi Tata Kelola Organisasi dan Regulasi Porda DIY 2027. Sedangkan Nur Hadiyanto memberikan garis besar terkait Kebijakan Keuangan Organisasi Olahraga dan Subarkah membimbing peserta dalam teknis Penyusunan dan Pertanggungjawaban Laporan Keuangan.
Dengan pembekalan yang matang dari sisi hukum, administrasi, dan finansial ini, KONI Kulon Progo optimistis seluruh cabor tidak hanya siap mencetak atlet-atlet berprestasi, tetapi juga mampu mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, sehat, dan berstandar tinggi.



















