Kemenag Kulon Progo Tegaskan Pendidikan Agama Jadi Pusat Aktivitas Sekolah

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Sejumlah Guru Agama yang tergabung dalam MGMP PAI SMP mengikuti musyawarah di Gedung PLHUT Kemenag Kulon Progo, Rabu (29/7/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulon Progo, HM Wahib Jamil menegaskan pentingnya menempatkan agama sebagai pusat seluruh aktivitas pendidikan anak. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan dalam ajang Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Pertama (MGMP PAI SMP) di Aula PLHUT Kankemenag Kulon Progo, Rabu (29/7/2026).

Menurut Wahib Jamil, pola asuh dan pendidikan anak idealnya menempatkan nilai-nilai agama pada posisi tertinggi. Pembelajaran yang dilandasi nilai agama tidak hanya berhenti pada pemahaman kognitif, tetapi juga mampu meresap hingga ke dalam hati para siswa.

“Jadikanlah agama sebagai pusat aktivitas dalam mendidik anak. Pendidikan tidak hanya sampai ke otak, bahkan akan masuk ke hati jika dilandasi nilai-nilai agama,” katanya.

Untuk itulah, Wahib Jamil minta Guru PAI harus menjadi penggerak utama dari seluruh aktivitas tersebut. Guru Agama Islam juga harus melakukan introspeksi diri. Seorang pendidik agama harus bisa mneyelesaikan masalah dan dinamika yang dihadapi para peserta didik.

“MGMP PAI SMP harus dimanfaatkan sebagai sarana saling bertukar pikiran dan memperbaiki kualitas diri bersama,” katanya.

Wahib Jamil juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pendidikan agama dinilainya tidak boleh berhenti di lingkungan sekolah semata, melainkan harus bersinergi dengan peran orang tua di rumah serta lingkungan masyarakat.

“Salah satu kunci keberhasilan pendidikan anak adalah mengajar dengan cinta. Landasilah pendidikan anak dengan sifat-sifat Jamaliyah (keindahan/kasih sayang) dari Allah SWT, sehingga anak-anak dapat menerima setiap pembelajaran dengan hangat,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

News

KPU Kulon Progo Gandeng Kemenag Susun Kurikulum Terintegrasi

KULON PROGO – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kulon Progo menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo untuk memperkuat sinergi ...

News

DLH Kulon Progo dan Bapas Yogyakarta Sepakat Tangani ABH dengan Sanksi Sosial Berbasis Lingkungan

KULON PROGO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kulon Progo resmi menjalin kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I ...

News

DPC PKB Kulon Progo Gelar Tasyakuran Harlah ke-28, Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Rakyat

KULON PROGO – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kulon Progo menggelar acara tasyakuran dan potong tumpeng ...

News

Incar Kemenangan Pemilu 2029, PAN Kulon Progo Milik 850 Relawan yang Siap Mengawal TPS

KULON PROGO – DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kulon Progo secara memanaskan mesin politiknya lebih awal untuk menyambut sukses Pemilu ...

Tinggalkan komentar