KULON PROGO – Tongkat estafet kepemimpinan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Kulon Progo resmi berganti. Eni Kristiani kini menjabat sebagai Ketua Perwosi Kulon Progo Masa Bakti 2026–2030 menggantikan Sri Wahyu Widati.
Serah Terima Jabatan digelar di Aula Adikarto pada Selasa (28/7/2026). Momen krusial regenerasi kepemimpinan olahraga wanita ini sekaligus dirangkaikan dengan pengukuhan jajaran Pengurus Perwosi Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo.
Ketua Perwosi Kulon Progo terpilih, Eni Kristiani, menegaskan bahwa kepemimpinan baru ini merupakan pijakan awal untuk membawa organisasi bergerak lebih progresif, bukan sekadar agenda seremonial belaka. Ia berharap momentum ini menjadi tonggak keberlanjutan organisasi agar semakin maju dan solid.
Artikel Terkait
“Semoga akan lahir lebih banyak atlet wanita berprestasi dan menggerakkan masyarakat untuk hidup sehat,” katanya.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menekankan pentingnya kedisiplinan dan konsistensi dalam menjaga kesehatan fisik maupun spiritual. Ia mengibaratkan olahraga seperti halnya ibadah dan bersedekah, yang pada tahap awal kerap membutuhkan dorongan atau paksaan diri agar bertransformasi menjadi kesadaran dan kebiasaan positif.
“Ibu-ibu yang berada di dalam kepengurusan olahraga bukan hanya bertugas mengurus organisasi, tetapi juga harus paham dan mempraktikkannya secara langsung,” katanya.
Ambar mengingatkan bahwa godaan rasa malas merupakan hal manusiawi. Namun, sebagai pengurus organisasi olahraga, jajaran Perwosi dituntut menjadi teladan nyata di tengah masyarakat. Ambar menitipkan pesan agar seluruh pengurus tingkat kabupaten hingga kapanewon yang baru dilantik senantiasa menjaga konsistensi dan semangat.
”Jika dilandasi konsistensi dan semangat, seluruh tugas akan dijalani dengan ringan dan ikhlas demi membawa Perwosi Kulon Progo semakin maju,” katanya.



















