KULON PROGO – Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kulon Progo periode 2026–2030 resmi dilantik di Joglo TP Karangsari, Kapanewon Pengasih, Sabtu (15/8/2026). Ketua dijabat oleh mantan anggota DPRD Kulon Progo, Muhtarom A Asrorie.
Pengukuhan dan pelanatikan pengurus dilakukan perwakilan Asprov PSSI DIY, Daryanto Hadi disaksikan Bupati Kulon Progo Agung Setyawan. Menurut Daryanto, posisi strategis Askab dan Askot sebagai pilar pembinaan usia muda menuju tingkat nasional.
“Provinsi bertugas memfasilitasi pembinaan usia muda agar bertingkat ke level yang lebih tinggi,” katanya.
Artikel Terkait
Menurutnya pelantikan ini sangat strategis dan menjadi peluang emas bagi atlet Kulon Progo. Apalagi pada PORDA 2027 Kulonprogo akan menjadi tuan rumah.
“Tolong persiapan dimaksimalkan dari sekarang melalui kolaborasi pengurus usia muda dan senior demi meraih medali emas,” ujar Daryanto.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mendorong pembentukan ekosistem industri sepak bola daerah agar roda organisasi dan penyelenggaraan kompetisi dapat mencapai kemandirian finansial secara bertahap. Selain aspek ekonomi olahraga, perlu menjunjung tinggi sportivitas serta jaminan keamanan pertandingan.
“Kita perlu menumbuhkan ekosistem industri sepak bola agar pembiayaannya bisa setengah mandiri dan lama-kelamaan menjadi mandiri dari pecinta sepak bola itu sendiri. Pertandingan harus fair dan penonton berjanji tidak anarkis di lapangan agar tontonan ini nyaman untuk siapa saja,” kata Agung.
Agung juga meminta jajaran pengurus baru menyusun target kompetisi yang realistis serta memperkuat pembinaan talenta lokal guna menghadapi agenda Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY.
Ketua Askab PSSI Kulon Progo terpilih, Muhtarom Asrori, menyatakan komitmennya membawa sepak bola Kulon Progo lebih berprestasi melalui keikhlasan dan pengabdian pengurus. Sebagai langkah awal, akan segera digelar konsolidasi internal dalam 2–3 hari ke depan untuk menyusun peta program kerja strategis.
“Program yang sudah baik akan kami lanjutkan dan kekurangannya dievaluasi. Kami telah menempatkan personel kepengurusan sesuai keahliannya, termasuk divisi media dan pendanaan. Kami juga mengharapkan arahan bupati serta dukungan anggaran DPRD demi kemajuan prestasi sepak bola daerah,” tutup Muhtarom.



















