KULON PROGO – Perhelatan tahunan yang paling ditunggu-tunggu warga, Manunggal Fair 2026, resmi menutup pameran pembangunannya di Alun-alun Wates pada Sabtu (3/10/2026). Mengusung tema membakar semangat “Satu Jiwa Satu Rasa, Dari Kulon Progo untuk Indonesia”, event ini sukses bikin geger dengan mencatatkan lonjakan pengunjung fantastis menembus angka 106 ribu orang!
Tak sekadar ajang pamer kinerja instansi, Manunggal Fair 2026 terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi daerah yang ampuh. Ribuan warga tumpah ruah memanfaatkan event ini sebagai ruang hiburan keluarga, berburu produk unggulan UMKM lokal, hingga mengakses layanan publik secara cepat dan inklusif.
Acara penutupan pameran berlangsung seru dan meriah, berkolaborasi dengan agenda Jalan Sehat Peringatan HUT ke-81 TNI yang diikuti ratusan peserta.
Artikel Terkait
Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan, menegaskan bahwa Manunggal Fair merupakan wujud nyata kebersamaan warga sekaligus sarana memupuk rasa bangga terhadap daerah.
“Satu jiwa, satu rasa, dari Kulon Progo untuk Indonesia. Manunggal Fair bukan sekadar seremonial hari jadi, tetapi pesta rakyat tempat kita semua merasakan kebahagiaan,” ujar Agung dengan penuh antusias.
Meski sukses besar, Agung tetap bersikap rendah hati dan menyampaikan apresiasi serta permohonan maaf atas kekurangan yang ada demi evaluasi event di tahun mendatang.
“Secara tulus kami menyampaikan permohonan maaf manakala Manunggal Fair belum sesuai harapan Bapak/Ibu. Perbaikan ke depan sangat kita tunggu agar event ini semakin bermanfaat dan lebih besar,” tambahnya.
Cetak Cuan dan Keuntungan Positif
Dari sisi bisnis dan penyelenggaraan, Manunggal Fair 2026 menorehkan rekor manis. Direktur Utama Perumda Aneka Usaha Kulon Progo, Muhammad Nasta’in, mengungkapkan bahwa perputaran nilai usaha tahun ini tercatat sangat positif dan meraup keuntungan.
“Alhamdulillah Manunggal Fair 2026 berjalan lancar. Perputaran nilai usaha juga untung. Angka pengunjung hingga tadi malam sudah menembus lebih dari 106 ribu orang, dan kami optimis capaian akhirnya bisa lebih tinggi lagi,” jelas Nasta’in.
Sebagai penutup pameran, panitia turut memberikan apresiasi tinggi kepada para pengisi stan terbaik. Dinas Kesehatan berhasil memboyong Juara 1 Kategori Pelayanan Terbaik, sementara Kapanewon Girimulyo menyabet Juara 1 Kategori Kapanewon Terbaik. Selain itu, Dinas Pertanian dan Pangan sukses meraih Juara 1 Kategori Stand Produktif, dan Pegadaian dianugerahi Juara 1 Kategori Stand Lembaga.
Panggung Hiburan Masih Digoyang Sampai 7 Oktober!
Bagi warga yang masih ingin menikmati kemeriahan, jangan berkecil hati. Meskipun pameran pembangunan dan stan instansi resmi sudah mulai berkemas, kemeriahan panggung hiburan rakyat masih diperpanjang hingga 7 Oktober 2026.



















