KULON PROGO – Suasana Alun-alun Wates pecah oleh sorak-sorai puluhan ribu warga pada Sabtu (17/10/2026) malam. Gelaran megah Kulon Progo Extravaganza sukses menyedot perhatian masyarakat sejak pagi hingga malam hari. Pesta rakyat ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Kabupaten Kulon Progo sekaligus Hari Jadi ke-65 PT Bank BPD DIY.
Kemeriahan sudah terasa sejak pagi lewat kegiatan senam bersama warga yang dilanjutkan dengan pengundian doorprize. Memasuki siang hari, suasana semakin panas dengan hadirnya kompetisi Festival Band Pelajar dan Moto Contest. Tak hanya terpusat di Alun-alun, agenda Touring/Riding Wisata juga digelar menuju kawasan Purwosari untuk mengenalkan potensi destinasi wisata Kulon Progo ke jangkauan yang lebih luas.
Suasana berpuncak pada sore hingga malam hari. Setelah jeda ibadah, panggung utama diguncang oleh penampilan musisi Xenturama dan Derraderu. Momen penyerahan piala bagi para pemenang lomba serta penyerahan simbolis bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BPD DIY sebesar Rp1,6 miliar kepada Pemkab Kulon Progo turut mewarnai acara.
Artikel Terkait
Sebagai penutup, grup musik papan atas Guyon Waton naik ke atas panggung dan sukses membius ribuan penonton yang antusias bernyanyi bersama hingga penghujung acara.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya para pengisi acara dan Bank BPD DIY.
“Murni CSR yang diberikan BPD dan artisnya ini dari Kulon Progo dengan pembiayaan yang relatif terjangkau, karena mereka pun ingin berbakti untuk Kulon Progo. Terima kasih atas sumbangsih BPD yang cukup besar di periode ini,” ujar Agung.
Ia menjelaskan bahwa dana CSR sebesar Rp1,6 miliar tersebut dialokasikan secara nyata untuk pembenahan fasilitas umum, taman kota, dukungan venue Porda, hingga gelaran pentas seni hari jadi.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kulon Progo dan pengunjung yang sudah hadir dan tertib memadati Alun-alun Wates sejak pagi hingga malam,” tambahnya.
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, menegaskan bahwa gelaran ini merupakan wujud apresiasi dan komitmen bank daerah dalam memberikan kegembiraan bersama sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mendorong sosialisasi inklusi dan literasi keuangan digital.
“Harapan kita melalui hiburan, pesan literasi keuangan bisa lebih mengena sehingga masyarakat paham produk perbankan dan bisa lebih bijak dalam berinteraksi dengan industri perbankan,” ungkap Santoso.
Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, menyebut event ini sebagai langkah komprehensif memadukan hiburan, promosi wisata, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Tujuan utamanya memberikan wahana bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berdagang dan meningkatkan omset penjualan mereka. Selain itu, Alun-alun Wates dan rute riding wisata menjadi sarana mempromosikan destinasi Kulon Progo secara lebih luas,” terangnya.



















