KULON PROGO – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KPK) RI sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji turun langsung ke lapangan untuk memperkuat kapasitas para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kabupaten Kulon Progo. Dalam kunjungan kerja di Taman Budaya Kulon Progo (TBK), Jumat (19/6/2026) Wihaji memberikan pembekalan strategis sekaligus menitipkan tugas baru dari presiden kepada para kader untuk mengawal program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Wihaji mengatakan, TPK kini mengemban amanah besar untuk mengawal program prioritas nasional, yaitu mendistribusikan paket Makanan Bergizi Gratis (MBK 3B) yang dikhususkan bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita. Makanan ini telah memnuhi standar nilai gizi dan porsi sehingga harus tepat sasaran.
“Selain mendistribuikan kader juga harus memberikan edukasi,” katanya.
Artikel Terkait
Wihaji mengingatkan kader agar paket MBG benar-benar sesuai sasaran. Artinya paket makanan ini untuk ibu hamil, menyusui dan balita. Jangan sampai porsi yang ada justru dikonsumsi anggota keluarga yang lain.
“Di sinilah peran edukasi penting dari kader,” tegas Wihaji.
Wihaji mengapresiasi keberhasilan Kulon Progo yang sukses menekan angka stunting hingga berada di bawah rata-rata nasional. Melalui penguatan kader di lini lapangan ini, diharapkan siklus kehidupan masyarakat Kulon Progo ke depan akan semakin baik.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengapresias tinggi kepada para kader dan memberikan julukan sebagai pahlawan sunyi. Mereka bekerja di tingkat akar rumput yang rela menyusuri desa demi mendampingi keluarga berisiko.
“Seluruh jajaran OPD, panewu, hingga lurah agar proaktif memfasilitasi kerja para kader,” katanya.



















