YOGYAKARTA – Biaya operasional distribusi logistik kerap menjadi beban bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Tengah dan DIY untuk memasarkan produknya. PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) resmi menggelar program promo spesial untuk layanan kargo JNE Trucking (JTR) dengan tarif miring mulai dari Rp2.000 per kilogram selanjutnya untuk pengiriman ke seluruh Pulau Jawa.
Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus dukungan nyata JNE dalam mendorong daya saing UMKM lokal. Program ini akan berlangsung hingga 30 September 2026. Untuk menikmati diskon gila-gilaan ini, pelanggan cukup melakukan transaksi secara tunai (cash) di seluruh sales counter JNE wilayah Jateng-DIY untuk pengiriman kargo dengan berat minimal 10 kilogram pertama.
Potongan harga yang ditawarkan sangat menggiurkan bagi para pelaku bisnis. Misalnya untuk pengiriman sesama wilayah Jateng-DIY yang biasanya Rp45.000 untuk 10 kg pertama, kini dipangkas drastis menjadi Rp20.000 dan Rp2.000 untuk tarif selanjutnya. Sedangkan untuk rute favorit seperti Yogyakarta menuju Jakarta, tarif 10 kg pertama dipotong dari Rp55.000 menjadi Rp40.000, dengan biaya tambahan Rp4.000 per kilogram selanjutnya.
Artikel Terkait
“Penyesuaian tarif ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi pengiriman yang andal dan terjangkau. Program ini untuk menekan beban logistik yang akan memicu lonjakan transaksi UMKM,” kata Head of Sales Regional Jateng-DIY JNE, Dessy Laila, Kamis (6/8/2026).
Salah satu pelaku UMKM di Yogyakarta, Galih mengaku sudah rutin mengirimkan produk kaos hingga seragam custom dalam partai besar. Potongan harga dari layanan JTR ini sangat memangkas pengeluaran usahanya
”Sebelumya untuk paket seberat 55 kg ke Jakarta menembus Rp302 ribu, kini cukup dibayar senilai Rp220 ribub,” katanya.
Dia berharap JNE terus menjadi mitra logistik tepercaya yang mendorong pertumbuhan roda ekonomi masyarakat di Pulau Jawa.



















