YOGYAKARTA – Berangkat dari keberanian dan kejelian memanfaatkan peluang, Anjeli Astriani, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023, membuktikan bahwa modal besar bukanlah syarat utama untuk memulai bisnis. Bermodalkan uang beasiswa sebesar Rp500.000, ia sukses merintis peternakan ayam mandiri bertajuk Bejo Farm di Desa Karangpakel, Klaten, yang kini menampung ratusan ekor ayam.
Usaha yang berawal dari skala kecil ini kini berkembang pesat hingga memiliki banyak indukan aktif. Bagi Anjeli, Bejo Farm bukan sekadar sarana meraup keuntungan finansial, melainkan juga sebuah “laboratorium hidup” tempat ia mempraktikkan langsung teori yang dipelajarinya di bangku kuliah.
Salah satu inovasi unggulannya adalah penerapan ilmu crossbreeding (pemuliaan ternak). Anjeli mengawinkan Ayam Elba, ras ayam mungil yang dikenal produktif bertelur dengan Ayam Mardi yang berbadan bongsor.
Artikel Terkait
“Hasilnya, kita bisa dapat ayam potong dengan pertumbuhan baik, sekaligus menjaga potensi produksi telur dari ayam betinanya,” ujar Anjeli.
Perjalanan Anjeli membesarkan Bejo Farm tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat mengalami kerugian saat puluhan anakan ayamnya mati akibat cuaca ekstrem di Klaten. Kegagalan tersebut tidak membuatnya patah semangat, melainkan mendorongnya untuk mengevaluasi total sistem sanitasi kandang serta manajemen perawatan ternak.
Tantangan lain muncul saat harga pakan pabrikan melonjak tinggi. Mengandalkan kreativitas, Anjeli meracik pakan alternatif berbahan bekatul, sisa makanan hajatan yang layak pakai, hingga buah-buahan musiman. Guna menjaga imunitas ternak di musim pancaroba, ia memanfaatkan bahan herbal alami—seperti bawang putih sebagai antibiotik alami dan daun pepaya untuk pencegahan cacingan.
Berkat ketekunannya, Bejo Farm kini rutin melayani pemesanan telur harian, bibit Day Old Chick (DOC), hingga penjualan ayam hidup secara langsung (onsite) maupun online. Hasil penjualan tersebut tak hanya menutup seluruh biaya operasional harian, tetapi juga telah menghasilkan keuntungan bersih yang menjanjikan.
“Sukses ini tidak lepas dari disiplin mengelola keuangan dan penerapan ilmu yang saya dapatkan selama kuliah,” pungkasnya.



















