KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka 5,4 persen pada triwulan kedua tahun 2026. Capaian positif ini diiringi tren penurunan angka kemiskinan dan pengelolaan anggaran daerah yang tercatat sebagai salah satu yang terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Geliat ekonomi tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan (Rakordalbang) Triwulan III Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Adikarta, Rabu (28/10/2026).
Kepala Bapperida Kulon Progo, Aris Nugroho, mengungkapkan bahwa keberhasilan menjaga kinerja makro daerah berjalan seiring dengan realisasi pendapatan daerah yang berhasil melampaui target.
Artikel Terkait
“Capaian pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 5,4 persen, di mana sumbangan terbesar berasal dari sektor infrastruktur dan pertanian,” jelas Aris.
Hasil dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer itu kini mulai dirasakan langsung oleh warga. Sejumlah proyek strategis terus dikebut, mulai dari perbaikan akses jalan antarkawasan, penuntasan sarana pendidikan, hingga penataan fasilitas olahraga.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menegaskan bahwa indikator pembangunan tidak boleh berhenti sekadar sebagai angka statistik di atas kertas, melainkan harus nyata mendongkrak taraf hidup masyarakat.
“Seluruh program kerja harus berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Sektor UMKM dan pertanian harus diperkuat secara komprehensif agar pendapatan masyarakat terangkat secara ril,” tegas Agung.
Selain mendorong sektor pariwisata lewat integrasi calendar of event, Pemkab Kulon Progo kini juga memperkuat transparansi publik dengan meluncurkan sistem dashboard data terpadu lintas OPD yang dikelola Dinas Kominfo.
Sebagai pemungkas acara, Pemkab memberikan penganugerahan Penghargaan Kinerja Terbaik. Pada kategori Eselon II, BPBD meraih Juara 1, disusul Dinas Perdagangan (Juara 2) dan Inspektorat Daerah (Juara 3). Sementara pada kategori Kapanewon, predikat terbaik disabet oleh Kapanewon Sentolo (Juara 1), Kapanewon Kalibawang (Juara 2), dan Kapanewon Temon (Juara 3).



















