Bank Kulon Progo Luncurkan “Super KerisKu” Dorong UMKM Naik Kelas

Sayoto Ashwan

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan meluncurkan Super Kerisku berupa kredit super mikro bagi UMKM dari Bank Kulon Progo, di Alun-alun Wates, Minggu (8/12/2025). (foto: S Ashwan)

KULON PROGO – Bank Kulon Progo menghadirkan gebrakan baru bagi pelaku usaha mikro dengan meluncurkan program “Super KerisKu” atau Kredit Super Mikro Istimewa Kulon Progo, bertepatan dengan perayaan HUT ke-44 Bank Kulon Progo di Alun-alun Wates, Minggu (7/12/2025). Program ini dirancang khusus untuk mempermudah akses permodalan bagi UMKM agar bisa berkembang lebih pesat.

Direktur Bank Kulon Progo, Joko Purnomo, menjelaskan bahwa Super KerisKu ditujukan bagi pelaku usaha yang sudah berjalan tetapi kesulitan mendapatkan modal. Dengan tenor fleksibel hingga 84 bulan (7 tahun), program ini memudahkan UMKM untuk merencanakan pengembangan usahanya secara jangka panjang.

“Super KerisKu hadir sebagai solusi nyata bagi UMKM yang selama ini terkendala modal. Kami berharap program ini bisa membantu mereka naik kelas,” ujar Joko.

Produk ini menawarkan berbagai keunggulan yang kompetitif, antara lain: suku bunga ringan 6 persen per tahun (0,5 persen flat per bulan), plafon pembiayaan hingga Rp100 juta, masa tenor 7 tahun, serta agunan yang fleksibel, mulai dari sertifikat tanah, BPKB kendaraan, hingga cash collateral.

Peluncuran program ini ditandai dengan simbolik penyerahan keris oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, kepada Direktur Utama Bank Kulon Progo, Joko Purnomo.

Bupati Agung menambahkan, program ini sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat sektor usaha mikro dan kecil. Dari sekitar 40.000 pelaku usaha di Kulon Progo, baru 6.500 yang memiliki legalitas resmi. Dengan kolaborasi antara BPR, Dinas Perdagangan, dan DisperinKopUKM, UMKM diharapkan semakin kuat, legal, dan berdaya saing.

Selain peluncuran Super KerisKu, HUT ke-44 Bank Kulon Progo juga dirayakan dengan serangkaian kegiatan sosial, seperti donor darah, penanaman 1.000 pohon, doa bersama, dan senam massal bersama masyarakat.

Hingga triwulan III 2025, aset Bank Kulon Progo menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan lebih dari 55.000 nasabah aktif, menjadi landasan bagi inovasi produk pembiayaan yang berpihak pada UMKM. Bank juga berkomitmen memberikan pendampingan dan pelatihan UMKM bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM melalui PLUT, serta memastikan seluruh simpanan masyarakat dilindungi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Sebagai BUMD, kami terus berperan sebagai agen pembangunan daerah, tidak hanya memberikan kredit, tetapi juga mendampingi UMKM agar semakin berkembang,” tutup Joko.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Menteri KPK Wihaji Suport Kader TPK Kulon Progo, Titipkan Tugas Baru Kawal MBG

KULON PROGO – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KPK) RI sekaligus Kepala BKKBN, Wihaji turun langsung ke lapangan untuk memperkuat ...

News

Polda DIY Bagikan Biaya Living Cost bagi 306 Mahasiswa Sumatera di Jogja

YOGYAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) DIY membagikan bantuan biaya hidup (living cost) kepada 306 mahasiswa asal Sumatera yang tengah menempuh ...

Tokoh

Kepala DPMPTSP Sarji: Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

KULON PROGO – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kulon Progo Sarji berkomitmen untuk memacu ...

News

Juru Foto Candi Borobudur-Prambanan Dibekali Layanan Prima

YOGYAKARTA – Fotografer wisata di kawasan candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko tidak hanya sekadar mahir menekan tombol rana kamera. ...

News

Lurah Garongan Kulonprogo Resmi Jadi Tersangka Korupsi Pungli

KULONPROGO – Satreskrim Polres Kulonprogo menaikkan status Lurah Garongan, Ngadiman dari saksi menjadi tersangka. Dengan status ini, posisi lurah akan ...

News

As Roda Patah Saat Menanjak, Dump Truck Terguling di Sidomulyo

KULON PROGO – Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa satu unit dump truck di Jalan Tanggulangin-Clereng, tepatnya di sebelah utara simpang ...

Tinggalkan komentar