KULON PROGO – Seluruh anggota DPRD Kulon Progo mengikuti anjangsana dengan mengunjungi sejumlah panti asuhan dan pondok pesantren yang ada di Kulon Progo, Kamis (8/1/2026). ini merupakan salah kegiatan dalam rangka hari Jadi DPRD Kulon Progo ke-73.
Ketua DPRD Kulon Progo Aris Syarifuddin mengatakan, peringatan tahun ini dilaksanakan dalam suasana sederhana. Hal ini tidak lepas dengan musibah bencana yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara dan USmatera Barat.
“Meski sederhana, kami tetap melaksanakan peringatan dengan melakukan anjangsana untuk mendengar aspirasi agra kami bisa lebih dekat,” katanya.
Artikel Terkait
Menurutnya, anak-anak panti asuhan butuh dukungan moral. Untuk itulah mereka konsisten untuk mengajak diskusi, mendengar keluhan dan upaya mencarikan solusi.
“Kami juga melaksanakan penanaman pohon di bekas usaha tambang di Kalibawang,” katanya.
Tema Hari Jadi DPRD Kulon Progo ke-73, membangun kebersamaan dan mewujudkan aspirasi. Anjangsana ini sejalan dengan tema karena mereka tengah megawal payung hukum bagi pondok pesantren dan panti asuhan.
Anjangsana ini dibagi menjadi lima kelompok sesuai dengan daerah pemilihan. Dapil III Kokap dan Pengasih dipimpin Widiyanto dan diikuti seluruh anggota DPRD dari dapil ini dengan mengunjungi Ponpes Padi Sinau Bareng, Ponpes Asy Shidiqiyah dan Ponpes Nurul Quran.
“Melalui kegiatan ini kami bisa mendengar, menyerap aspirasi apa yang dihadapi panti dan pondok pesantren,” kata Widiyanto.
Sementara itu Pengelola Ponpes Asy Shidiqiyah, Winarti mengatakana, salah satu permasalahan yang dihadapi adalah tingginya biaya pendidikan. Hampir semua anak-anak asuhnya melaksanakan sekolah dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Bahkan ada yang masih kuliah.
“Berkat tangan-tangan tuhan kami bisa memenuhi kebutuhan ini. Banyak donatur yang selalu membantu kami,” katanya.
Selain Anjangsana, peringatan ini juga akan diisi dengan Jalan Sehat. Puncak acara dengan sidang paripurna istimewa Hari Jadi DPRD Kulon Progo ke-73.



















