Hampir Seluruh Warga Terlindungi Jaminan Kesehatan, Kulon Progo Sabet UHC Award 2026

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menerima penghargaan UHC Award 2025 dari BPJS atas capaian kepesertaan. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama. Penghargaan ini diberikan oleh Pemerintah Pusat bersama BPJS Kesehatan dalam ajang UHC Award 2026 yang digelar di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/1/2026).

Kabupaten Kulon Progo dinilai konsisten dan serius memastikan warganya memiliki akses layanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Capaian kepesertaan JKN di Kulon Progo sampai akhir 2025 mencapai 98,92 persen, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 91,20 persen. Hampir seluruh masyarakat Kulon Progo telah terlindungi jaminan kesehatan saat membutuhkan pelayanan medis.

“Pencapaian kepesertaan hampir menyentuh 99 persen dengan tingkat keaktifan di atas 91 persen ini bukan hal yang mudah,” ujar Taufik Kepala BPJS Kesehatan saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, di ruang kerja bupati, Kamis (29/1/2026).

Menurut Taufik, kategori Pratama yang diraih tahun ini menjadi pijakan awal untuk melangkah lebih jauh. Ia berharap dukungan anggaran dan kolaborasi lintas sektor dapat terus dijaga agar Kulon Progo mampu naik ke kategori Madya pada UHC Award tahun berikutnya.

Taufik mengingatkan masyarakat agar lebih proaktif memastikan status kepesertaan JKN mereka tetap aktif. Hal ini penting agar warga tidak mengalami kendala administratif saat membutuhkan layanan kesehatan.

“Program JKN adalah program negara milik kita bersama. Mari kita jaga dan dukung dengan mengikuti prosedur pelayanan yang ada demi kesehatan masyarakat Kulon Progo,” katanya.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengatakan, capaian ini bukan hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari kolaborasi bersama. Penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan tentu saja masyarakat.

Agung menilai UHC Award ini menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi Pemkab Kulon Progo untuk terus menjaga kualitas layanan kesehatan.

“Kami berkomitmen memastikan keberlanjutan Program JKN melalui dukungan anggaran, penguatan kebijakan, serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan agar kualitas hidup masyarakat semakin baik,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah Kulon Progo, Triyono menyebut, penghargaan ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Program JKN adalah fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo,” pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Pariwisata

Setmilpres Verifikasi Usulan Satyalancana Kepariwisataan GKR Bendara di Kulon Progo

KULON PROGO – Tim Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) Kementerian Sekretariat Negara melaksanakan verifikasi lapangan terkait usulan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana ...

News

TPQ An-Nur Tawangsari Kulon Progo Wisuda 35 Santri, Tertua Usia 46 Tahun

KULON PROGO – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) An-Nur menggelar Haflah Attasyakur Lil Ikhtitam ke-V di Halaman Musala An-Nur, Padukuhan Kopok ...

Olahraga

Mbok Ting Ting Juara Cornida Cup XXI 2026, Tundukkan Amphibie 3-0

KULON PROGO – Tim bola voli Mbok Ting Ting berhasil keluar sebagai Juara I dalam Turnamen Bola Voli Antardusun Cornida ...

News

Penantian 5 Tahun Berakhir, BPN dan Pemkab Kulon Progo Percepat Pencairan Ganti Rugi Bandara YIA

KULON PROGO – Rasa haru dan lega menyelimuti para pemilik lahan terdampak pembangunan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Penantian panjang ...

Ekbis

Dorong Produktivitas dan Efisiensi Petani, Pemkab Kulon Progo Salurkan Bantuan Alsintan Senilai Rp10,4 Miliar

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendistribusikan 42 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) tahap keempat kepada kelompok tani ...

News

Kunjungi SMPN 3 Kokap, Bupati Kulon Progo Ingatkan Siswa Jauhi Judol dan Bullying

KULON PROGO – Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengingatkan para siswa untuk mewaspadai bahaya judi online, paham radikalisme, dan aksi ...

Tinggalkan komentar