KULON PROGO – Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menghadiri perayaan natal yang digelar Badan Kerjasama Gereja-gereja Kristen (BKSGK) Kabupaten Kulon Progo di Aula Adikarta, Senin (12/1/2026). Bupati mnegatakan, keberagaman di Kulon Progo harus terus dijaga sebagai sebuah harmoni untuk saling mengisi dan mendukung.
“Keberagaman menjadi sebuah harmoni. Jangan fokus pada bedanya, tapi satukan niat baiknya,” kata Agung.
Bu mengajak kepada seluruh jemaat yang hadir untuk memperkuat sinergis dan dedikasi bagi kemajuan daerah. Kekuatan sejati diukur dari kesediaan pihak yang kuat untuk menopang mereka yang belum kuat.
Artikel Terkait
“Marilah kita saling menguatkan untuk mencintai Kulon Progo,” kata Agung.
Ketua BKSGK Kulon Progo, Pdt Aris Kristian Widodo mengatakan, BKSGK merupakan wadah pemersatu yang mengedepankan sinergi dan kerjasama. Mereka beranggotakan 31 jenis gereja.
“Mari kita mengikuti acara Natal ini dengan penuh kebahagiaan sukacita,” kata Aris.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kulon Progo, Surahmanto, menegaskan bahwa perbedaan adalah ketetapan Tuhan yang harus diterima dengan bijaksana.
Kerukunan umat beragama di Kulon Progo adalah harga mati, tidak boleh ditawar-tawar lagi. Allah menciptakan kita berbeda-beda, dengan tujuan agar kita bisa menerima satu sama lain.
“Mari bersama FKUB kita galang persatuan umat,” tegas Surahmanto.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, serta ratusan jemaat dari berbagai gereja di Kulon Progo. Perayaan ditutup dengan doa bersama untuk kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo di tahun 2026.



















