KULON PROGO – Bank Kulon Progo telah menyiapkan rencana bisnis (RBB) sebagai pijakan program kerja 2026. Bank milik Pemkab Kulon Progo ini akan meningkatkan kualitas layanan berbasis nilai SUPER (Sinergitas, Unggul, Profesional, Efektif dan Efisien, serta Respek)
Direktur Utama PT BPR Bank Kulon Progo, Joko Purnomo mengatakan, capaiak kinerja 2025 dinilai positif. Hal ini tidak lepas dari kerja keras seluruh karyawan.
“Target laba dan kontribusi PAD dapat terlampaui. Ini menjadi bekal semangat untuk menghadapi tantangan 2026 dengan komitmen dan kinerja yang lebih baik,” jelas Joko, pada sosialisasi Rencana Bisnis Bank dan Motivasi Tahun 2026 di Pendopo Joglo Tengah, Glagah, Temon, Rabu (10/01/2026).
Artikel Terkait
Joko mengatakan, UMKM menjadi salah satu sektor yang digarap sesuai dengan arahan bupato. Mereka menyediakan layanan keuangan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, mengatakan, Bank Kulon Progo tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan saja. Namun menjadi mitra strategis masyarakat dan penggerak ekonomi daerah.
“Bank Kulon Progo harus mampu menunjukkan perubahan yang nyata. Nilai SUPER harus hidup dalam budaya kerja, mulai dari sinergitas, komitmen terhadap visi bersama, hingga pelayanan yang profesional dan penuh respek kepada masyarakat,” tuturnya.
Menurut bupati, kualitas layanan menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik. Ia menegaskan bahwa setiap nasabah harus dilayani secara adil dan humanis.
“Siapa pun yang datang ke bank adalah mitra. Tidak boleh ada pelayanan yang hanya memandang dari luarnya saja, kita harus humanis,” tegas Agung.
Sementara itu, Komisaris Utama PT BPR Bank Kulon Progo (Perseroda) Arif Prastowo, menyampaikan bahwa RBB Tahun 2026 merupakan pijakan penting dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing bank daerah.
“RBB bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi komitmen bersama yang akan kita pertanggungjawabkan. Bank Kulon Progo harus terus tumbuh dan menjadi rumah yang ramah bagi UMKM,” ungkap Arif.



















