BPSDM Komdigi Bekali Masyarakat Hadapi Ancaman Siber

Sayoto Ashwan

BPSDM Komdigi Yogyakarta menggelar Cyber Security Online Workshop #13, di kantor BPSDM Komdigi Yogyakarta, Sabtu (31/1/2026). (foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Upaya meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap ancaman siber terus dilakukan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi) Yogyakarta. Bersama PT Cyberkata Tugu Yogyakarta, BPSDM Komdigi menggelar Cyber Security Online Workshop #13, di kantor BPSDM Komdigi Yogyakarta, Sabtu (31/1/2026)

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BPSDM Komdigi dalam memperkuat literasi keamanan digital publik, seiring dengan pesatnya transformasi teknologi yang kini menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa kemajuan teknologi digital membawa dua sisi sekaligus. Di satu sisi memudahkan aktivitas masyarakat, namun di sisi lain membuka celah ancaman siber yang semakin kompleks.
“Ancaman siber saat ini tidak lagi sederhana. Mulai dari phishing yang makin canggih hingga serangan ransomware yang bisa menimbulkan kerugian besar, baik bagi individu maupun institusi,” ujar Nezar.

Ia menilai, masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap cyber hygiene menjadi tantangan utama. Minimnya keterampilan teknis dalam penggunaan sistem digital yang aman turut memperbesar risiko kejahatan siber.

“Perkembangan Artificial Intelligence sangat cepat dan cukup mengkhawatirkan jika tidak diimbangi pemahaman yang baik. Karena itu, peningkatan awareness keamanan siber di tingkat dasar menjadi penting agar masyarakat dapat menggunakan perangkat digital secara aman,” tambahnya.

Workshop ini diikuti oleh 450 peserta, terdiri dari 70 peserta luring dan 380 peserta daring, dengan latar belakang yang beragam. Peserta mendapatkan pembekalan terkait praktik keamanan digital, termasuk pemanfaatan AI dalam skema serangan siber serta penyusunan alur kerja operasional red team dan blue team yang terintegrasi dengan teknologi AI.

Selain peningkatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara peserta, pakar industri, dan komunitas keamanan siber dalam membangun ekosistem digital yang aman dan suportif.

“Teknologi akan terus berkembang sangat cepat. Karena itu, berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan AI sekaligus upaya perlindungan data menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar,” kata Nezar.

Kepala BPSDM Komdigi Yogyakarta, Anton Susanto, menambahkan bahwa pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk calon praktisi, tetapi juga bagi masyarakat umum agar memiliki kesadaran kuat terhadap pentingnya keamanan data.

“Melalui pelatihan AI Security ini, kami berharap masyarakat dan penyedia platform digital semakin siap menghadapi tantangan dunia digital. Kesiapan dan kewaspadaan harus berjalan seiring dengan kemajuan teknologi,” pungkas Anton.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Lawan Inflasi, Bengkulu Pinang Hasil Bumi Kulon Progo

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Bengkulu dan DIY sepakat untuk melakukan kerja sama dalam menekan inflasi. Salah satu kesepakatan untuk menampung ...

News

Gelar Munas di Yogyakarta, Partai Ummat Pasang Target Menang di Pemilu 2029

YOGYAKARTA – Partai Ummat secara mencanangkan target menang dalam Pemilu 2029. Ambisi tersebut digaungkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar ...

Tokoh

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto: APBD Turun, Butuh Penyelamatan Fiskal

YOGYAKARTA – Kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat mengakibatkan penurunan anggaran pada APBD DIY. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut di ...

News

2 Tahun Buron, Warga Negara Jerman Ditangkap di Parangtritis

YOGYAKARTA – Deburan ombak Pantai Parangtritis biasanya menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan pesisir selatan Bantul. Namun, ...

News

2 Motor Tabrakan di Kalibawang, Lansia Meninggal Dunia di TKP

KULON PROGO – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Nanggulan-Mendut, tepatnya di Potronalan, Banjaroyo, Kalibawang pada Senin (27/4/2026) pagi. Kecelakaan ...

News

Hari Otonomi Daerah 2026, Pemda DIY Ajak ASN Tinggalkan Mentalitas Sentralistik

YOGYAKARTA – Memeringati Hari Otonomi Daerah XXX, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menekankan pentingnya evolusi peran Aparatur Sipil Negara (ASN). Keberhasilan ...

Tinggalkan komentar