KULON PROGO – Ananda Yue Riadtianto (16) harus menerima kisah pahit. Selama lebih dari sembilan tahun, dia lumpuh dan hanya tergolek di kamar setelah digigr ular.
Peristiwa nahas ini dialami putra pertama pasangan Sugianto dan Deni Rianingsih terjadi pada 5 Januari 2017 silam. Sekitar pukul 03.00 WIB, Ananda terbangun dan merasa habis diigit ular saat tidur di kamarnya.
Keluarga langsung membawanya ke RSUD Wates untuk menjalani perawatan di RSUD Wates. Ananda kemudian dirujuk ke RSUP DR Sardjito dan menjalani perawatan selama 32 hari. Namun kondisi fisiknya tidak kunjung pulih dan mengalami kelumpuhan total dan kerapuhan saraf.
Artikel Terkait
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo hadir dengan mengunjungi keluarga ini untuk menguatkan. Bupati Agung Setyawan bersama Baznas dan Dinas Sosial dan PPA datang untuk memastikan kondisi Ananda.
“Pemerintah daerah melalui Baznas menyalurkan bantuan dua ekor kambing agar dapat dipelihara dan menjadi satu harapan bagi keluarga dalam menjalani kehidupan,” kata Agung, Sabtu (7/2/2026).
Pemkab juga akan membantu mobilitas dengan pembuatan jalan cor menuju ke rumah Siugianto. Hal ini dilakukan agar kursi roda bisa dimanfaatkan dengan aman dan layak.
“Baznas juga akan merehabilitasi rumah melalui program Aladin yang akan dilakukan pada bulan Maret nanti,” katanya.
Sugianto mengaku besyukur masih diperhatikan dan didampingi di tengah kondisi yang dialami keluarganya. Bantuan ini sangat bermanfaat.
“Terima kasih kepada semua yang sudah datang, ini sangat berarti bagi kami dan Nanda,” katanya.



















