Ananda Yue Riastanto Lumpuh 9 Tahun Usai Digigit Ular

Sayoto Ashwan

Bupati Agung Setyawan menengok Ananda Yue Ristianto yang mengalami kelumpuhan setelah digigit ular, Kamis (7/2/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Ananda Yue Riadtianto (16) harus menerima kisah pahit. Selama lebih dari sembilan tahun, dia lumpuh dan hanya tergolek di kamar setelah digigr ular.

Peristiwa nahas ini dialami putra pertama pasangan Sugianto dan Deni Rianingsih terjadi pada 5 Januari 2017 silam. Sekitar pukul 03.00 WIB, Ananda terbangun dan merasa habis diigit ular saat tidur di kamarnya.

Keluarga langsung membawanya ke RSUD Wates untuk menjalani perawatan di RSUD Wates. Ananda kemudian dirujuk ke RSUP DR Sardjito dan menjalani perawatan selama 32 hari. Namun kondisi fisiknya tidak kunjung pulih dan mengalami kelumpuhan total dan kerapuhan saraf.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo hadir dengan mengunjungi keluarga ini untuk menguatkan. Bupati Agung Setyawan bersama Baznas dan Dinas Sosial dan PPA datang untuk memastikan kondisi Ananda.

“Pemerintah daerah melalui Baznas menyalurkan bantuan dua ekor kambing agar dapat dipelihara dan menjadi satu harapan bagi keluarga dalam menjalani kehidupan,” kata Agung, Sabtu (7/2/2026).

Pemkab juga akan membantu mobilitas dengan pembuatan jalan cor menuju ke rumah Siugianto. Hal ini dilakukan agar kursi roda bisa dimanfaatkan dengan aman dan layak.

“Baznas juga akan merehabilitasi rumah melalui program Aladin yang akan dilakukan pada bulan Maret nanti,” katanya.

Sugianto mengaku besyukur masih diperhatikan dan didampingi di tengah kondisi yang dialami keluarganya. Bantuan ini sangat bermanfaat.

“Terima kasih kepada semua yang sudah datang, ini sangat berarti bagi kami dan Nanda,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Dua Motor Tabrakan di Lendah, Pengendara Lansia Tewas

KULON PROGO — Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Brosot – Toyan, tepatnya di simpang tiga ...

News

Mesin Giling Lupa Dimatikan, Gudang Pakan Ternak di Galur Ludes Dilalap Api

KULON PROGO – Sebuah kelalaian dalam operasional mesin produksi berujung kerugian besar bagi PB (55), seorang warga Padukuhan Jeronan, Kalurahan ...

Olahraga

FPTI Kulon Progo Dikukuhkan, Desak Perbaikan Venue Menuju PORDA 2027

KULON PROGO – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya, resmi melantik kepengurusan baru FPTI ...

Tokoh

Dosen UMY Sabtanti Harimurti: Kosmetik Gunakan Pewarna Industri Bisa Memicu Kanker Hati

YOGYAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membongkar peredaran 11 produk kosmetik berbahaya yang menggunakan pewarna merah K10 ...

Pariwisata

BPC PHRI Kulon Progo Bekali Pengusaha Kuliner Ciptakan Menu Berbahan Pangan Lokal

KULON PROGO – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kulon Progo menggandeng Unilever Food Solutions (UFS) ...

News

Imigrasi Catat Ada 14 Pengungsi Mandiri di DIY dan Jawa Tengah

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Jateng-DIY memperketat pengawasan terhadap 14 pengungsi asing yang menetap di wilayah tersebut. ...

Tinggalkan komentar