FPTI Kulon Progo Dikukuhkan, Desak Perbaikan Venue Menuju PORDA 2027

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Pengurus FPTI KUlon Progo periode 2026-2030 yang baru saja dikukuhkan. (Foto: istimewa)

KULON PROGO – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya, resmi melantik kepengurusan baru FPTI Kabupaten Kulon Progo pada Kamis (14/5/2026). Momentum ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk memperkuat komitmen dan dedikasi pengurus dalam mendongkrak prestasi olahraga panjat tebing di Kulon Progo.

Dalam sambutannya, Didik Wardaya menginstruksikan pengurus baru untuk segera mengambil langkah konkret yang selaras dengan peningkatan prestasi atlet dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pengurus harus menyusun program kerja pembinaan yang lebih matang, selektif, kualitatif, berjenjang, dan berkelanjutan. Ini penting agar kita dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap olahraga panjat tebing yang dipertandingkan mulai tingkat Kejurda, Porda, hingga event nasional,” ujar Didik.

Didik menekankan tiga program prioritas yang harus segera dijalankan konsolidasi organisasi, pembinaan atlet sejak dini (regenerasi) dan peningkatan mutu pelatih dan juri panjat tebing.

Ketua FPTI Kulon Progo yang baru dilantik, Upiyo Al Hasan, menyoroti kondisi fasilitas pemanjatan (wall climbing) di Alun-Alun Wates yang saat ini rusak dan tidak layak pakai. Padahal, sebagai calon tuan rumah, Kulon Progo membutuhkan fasilitas yang memenuhi standar untuk bisa bersaing di semua jalur dan kategori perlombaan.

“Tahun lalu kejuaraan digelar di Mandala Krida. Harapan kita, kalau bisa di Kulon Progo ada standard wall climbing untuk semua jalur dan kategori,” kata Upiyo.

Politisi PAN ini menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dan meminta bantuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo terkait ketersediaan serta perbaikan venue tersebut. Diperkirakan, pembenahan fasilitas agar memenuhi standar kelayakan membutuhkan anggaran sekitar Rp1 Miliar.
Potensi Atlet dan Target PORDA 2027 Meski minim fasilitas, prestasi atlet panjat tebing Kulon Progo terbukti tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa atlet lokal bahkan telah menembus panggung internasional, termasuk memenuhi undangan kompetisi di China dan Korea Selatan.

“Potensi atlet kita banyak dan regenerasinya berjalan baik sejak usia dini. Bahkan anak-anak usia SD dan SMP setiap hari Sabtu harus bela-belain latihan naik kereta ke Stadion Mandala Krida Yogyakarta karena fasilitas di sini belum mendukung,” ungkap Upiyo.

Pada gelaran PORDA sebelumnya, kontingen Kulon Progo berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 2 medali perak. Menatap PORDA 2027 di rumah sendiri, FPTI Kulon Progo memasang target peningkatan performa yang realistis namun optimistis.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar