KULON PROGO – Sebuah kelalaian dalam operasional mesin produksi berujung kerugian besar bagi PB (55), seorang warga Padukuhan Jeronan, Kalurahan Brosot, Kapanewon Galur, Kulon Progo. Gudang pakan ternak miliknya hangus dilalap si jago merah pada Sabtu (16/5/2026), diduga kuat akibat mesin penggiling pakan (chopper) yang terlalu panas karena ditinggalkan dalam kondisi menyala.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, mengonfirmasi bahwa insiden ini dipicu oleh suhu ekstrem dari mesin produksi tersebut yang kemudian memicu kobaran api.
Peristiwa mengerikan ini pertama kali disadari oleh seorang saksi yang melihat kepulan asap dan kobaran api membubung tinggi dari arah belakang rumah korban. Saat didekati, api ternyata sudah telanjur membesar dan melumat bangunan gudang beserta isinya.
Artikel Terkait
Melihat situasi kritis tersebut, warga sekitar langsung bergerak cepat secara swadaya bahu-membahu menjinakkan api dengan alat seadanya agar tidak merembet ke bangunan utama rumah. Amukan api baru benar-benar berhasil dipadamkan total setelah dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kulon Progo diterjunkan ke lokasi untuk melokalisir sisa-sisa api.
Akibat kelalaian operasional mesin chopper ini, korban harus menanggung kerugian material yang ditaksir mencapai belasan juta rupiah.



















