BPC PHRI Kulon Progo Bekali Pengusaha Kuliner Ciptakan Menu Berbahan Pangan Lokal

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Salah seorang chef memasak menu ikan surung dalam UFS yang digelar BPC PHRI Kulon Progo di Morazen Hotel, Selasa (12/5/2026). (foto: S Ashwan)

KULON PROGO – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kulon Progo menggandeng Unilever Food Solutions (UFS) menggelar UFS Culinary Connect. Kegiatan ini diikuti puluhan pelaku usaha kuliner di Kulon Progo agar mampu emnciptakan menu dan varian menu baru dengan menggunakan bahan-bahan pangan lokal.

“Kegiatan ini untuk menambah keterampilan pelaku usaha dengan menciptakan dan sajian menu baru. Tujuannya apa agar usaha mereka berkembang sehingga pariwisata juga akan meningkat agar kesejahteraan juga meningkat,” kata ketua BPC PHRI Kulon Progo, Sumantoyo, di Morazen Hotel, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif. Meskipun para pelaku usaha sudah memiliki menu andalan, namun mereka harus terus berkembang dan naik kelas. Sebab tuntutan pelanggan semakin kompleks dengan permintaan sajian yang menarik.

“Harapan kami, pelaku usaha mampu mengembangkan menu kreatif tanpa meninggalkan karakter lokal,” katanya.

Dalam kegiatan ini para operator kuliner lokal langsung ditantang lewat demo dan kompetisi memasak. Mereka juga dibekali teknik memasak praktis untuk menciptakan menu modern yang sedang tren di pasar tanpa kehilangan jati diri lokal.

Kulon Progo sendiri dipilih sebagai titik krusial dalam rangkaian roadshow nasional UFS sepanjang tahun 2026. kegiatan serupa juga akan digelar di Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali.
Country Marketing Lead UFS Indonesia, Raditya Beer, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah solusi praktis yang bisa langsung diterapkan oleh para pemilik bisnis kuliner.

“Kami berharap program ini bisa membantu mendorong lahirnya inovasi menu menarik yang relevan, memperkuat daya saing usaha kuliner, khususnya di daerah, dan berkontribusi pada pertumbuhan industri kuliner yang berkelanjutan,” ujar Raditya.

PLH Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kulon Progo, Saryanto mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah.

“Kulon Progo memiliki potensi pariwisata yang besar, dan kuliner menjadi salah satu daya tarik utama. Inisiatif dari UFS Indonesia serta kolaborasi dengan PHRI ini memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Sensus Ekonomi 2026, BPS Terjunkan 637 Petugas untuk Potret Ekonomi Kulon Progo

KULON PROGO – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga ...

News

Prof Maman Abdurrahman Wafat, Haedar Nashir: Almarhum Aktif Berjuang Memajukan Islam

YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof Maman Abdurahman yang merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan ...

Tokoh

Gubernur DIY Sri Sultan: Terapkan Pengawasan Ganda Pengelolaan Keuangan

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda DIY) akan memperketat benteng transparansi anggaran di era digital. Nantinya akan aditerapkan standar pengawasan ganda ...

News

Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kulon Progo Gelar Sarasehan bersama Kader dan Gen Z

KULON PROGO – DPC PDI Perjuangan Kulon Progo menggelar sarasehan dan doa bersama dalam rangka Bulan Bung Karno di kantor ...

Independent

Why Independent Casino Sites Are the Best Kept Secret in Online Gambling

Why Independent Casino Sites Are the Best Kept Secret in Online Gambling Walk into any high street bookmaker and you’ll ...

Independent

Why Independent Casino Sites Are the Real Gamble Worth Taking

Why Independent Casino Sites Are the Real Gamble Worth Taking Most online casinos feel like they were assembled by a ...

Tinggalkan komentar