Gubernur DIY Sri Sultan: Terapkan Pengawasan Ganda Pengelolaan Keuangan

Sayoto Ashwan

Gubernur DIY Sri Sultan HB X. (Foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda DIY) akan memperketat benteng transparansi anggaran di era digital. Nantinya akan aditerapkan standar pengawasan ganda menggabungkan internal pemerintah dan platform digital.

“Prinsipnya, anggaran daerah harus berorientasi pada hasil. Melalui digitalisasi, kami membuka pintu bagi pengawasan eksternal oleh masyarakat. Publik bisa langsung memantau informasi pengelolaan keuangan daerah lewat program digital yang telah kami bangun,” ujar Sri Sultan, saat menghadiri Validasi Data Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) secara daring dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (18/06).

Meski begitu, Sultan tidak menampik adanya tantangan di lapangan. Memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak selaras dengan perencanaan dan mencapai target fisik serta keuangan, tetap menjadi fokus utama Pemda DIY.

Langkah digitalisasi DIY mendapat apresiasi sekaligus catatan penting dari para ahli. Alexander Wibisono, validator menilai transparansi DIY sudah berada di jalur yang benar. Namun, ia menyarankan agar platform digital Pemda DIY diubah menjadi komunikasi dua arah.

“Masukkan dari masyarakat perlu didengar, tidak sekadar mengabarkan keberhasilan. Tugas kita tidak selesai hanya dengan menyebar informasi, tapi bagaimana data itu benar-benar dipahami dan direspons oleh masyarakat,” katanya.

Validator dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Sutaryo mengingatkan bahwa kunci utama keberhasilan anggaran ada pada hulu proses.

“Perencanaan dan penganggaran adalah titik poin. Tidak akan ada kegiatan tanpa perencanaan, di situlah pengendalian utama harus dilakukan,” pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Sensus Ekonomi 2026, BPS Terjunkan 637 Petugas untuk Potret Ekonomi Kulon Progo

KULON PROGO – Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang berlangsung mulai 15 Juni hingga ...

News

Prof Maman Abdurrahman Wafat, Haedar Nashir: Almarhum Aktif Berjuang Memajukan Islam

YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof Maman Abdurahman yang merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan ...

Tokoh

Gubernur DIY Sri Sultan: Terapkan Pengawasan Ganda Pengelolaan Keuangan

YOGYAKARTA – Pemerintah Daerah (Pemda DIY) akan memperketat benteng transparansi anggaran di era digital. Nantinya akan aditerapkan standar pengawasan ganda ...

News

Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kulon Progo Gelar Sarasehan bersama Kader dan Gen Z

KULON PROGO – DPC PDI Perjuangan Kulon Progo menggelar sarasehan dan doa bersama dalam rangka Bulan Bung Karno di kantor ...

News

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kulon Progo Gelar Aksi Donor Darah Kemanusiaan

KULON PROGO – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo menggelar aksi kemanusiaan donor darah di Aula Bhara ...

News

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Ringkus Penjual Miras Ilegal di Bantul

BANTUL – Polres Bantul berhasil membongkar praktik penjualan minuman keras (miras) secara illegal. Kasus ini terbongkar setelah anggota polisi menyamar ...

Tinggalkan komentar