Ungkap Pelaku Pengeroyokan Anggota KOKAM, Polres Kulon Progo Sudah Periksa 8 Saksi

Sayoto Ashwan

Sejmlah anggota KOKAM menuntut kasus pengeroyokan anggotanya diusut tuntas. (Foto: S Ashwan)

KULON PROGO – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kulon Progo memburu pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap anggota KOKAM yang juga sekuriti RS PKU Muhammadiyah Nanggulan. Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi.

“Kasus ini masih diselidiki oleh Satreskrim,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, Kamis (5/2/2026).

Saat ini penyidik sudah memeriksa dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadian pengeroyokan ini. Namun hingga kini polisi belum menetapkan tersangka.

“Sudah ada delapan saksi yang diperiksa. Semoga kasus ini segera terungkap,” katanya.

Diberitakan sebelumnya MFM (19) anggota KOKAM yang bekerja sebagai asecuriti RS PKU Muhammadiyah Nanggulan dianiaya sejumlah orang, pada Senin (2/2/2026) lalu. Saat itu pelaku membuat keributan di dalam UGD dan merokok di depan pintu UGD.

Korban kemudian menegur dan mengarahkan pelaku kalau merokok di parkiran. Sata itulah pelaku mengajak pelaku ke parkiran dan terjadi cekcok hingga pelaku menyundul muka korban. Permasalahan saat itu bisa diselesaikan dengan damai.

Namun tidak lama berselang, pelaku datang dengan teman-temannya menggunakan mobil. Korban kembali diajak ke parkiran dan diminta masuk ke dalam mobil. Namun korban menolak sehingga terjadi keributan dan korban dikeroyok.

Atas kejadian ini, korban sudah melapor ke Polres Kulon Progo pada, Rabu (4/2/2026) diantar puluhan anggota KOKAM dan kader Muhammadiyah. Mereka juga mendesak polisi untuk menindak peredaran miras di perbatasan Kulon Progo dan Sleman.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Dua Motor Tabrakan di Lendah, Pengendara Lansia Tewas

KULON PROGO — Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Brosot – Toyan, tepatnya di simpang tiga ...

News

Mesin Giling Lupa Dimatikan, Gudang Pakan Ternak di Galur Ludes Dilalap Api

KULON PROGO – Sebuah kelalaian dalam operasional mesin produksi berujung kerugian besar bagi PB (55), seorang warga Padukuhan Jeronan, Kalurahan ...

Olahraga

FPTI Kulon Progo Dikukuhkan, Desak Perbaikan Venue Menuju PORDA 2027

KULON PROGO – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya, resmi melantik kepengurusan baru FPTI ...

Tokoh

Dosen UMY Sabtanti Harimurti: Kosmetik Gunakan Pewarna Industri Bisa Memicu Kanker Hati

YOGYAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membongkar peredaran 11 produk kosmetik berbahaya yang menggunakan pewarna merah K10 ...

Pariwisata

BPC PHRI Kulon Progo Bekali Pengusaha Kuliner Ciptakan Menu Berbahan Pangan Lokal

KULON PROGO – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kulon Progo menggandeng Unilever Food Solutions (UFS) ...

News

Imigrasi Catat Ada 14 Pengungsi Mandiri di DIY dan Jawa Tengah

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Jateng-DIY memperketat pengawasan terhadap 14 pengungsi asing yang menetap di wilayah tersebut. ...

Tinggalkan komentar