KULON PROGO – SMK Kesehatan Sadewa Wates menggelar Pengukuhan Kelulusan dan Pelepasan Murid Kelas XII tahun ajaran 2025/2026 di Ballroom Hotel Morazen, Sabtu (16/5/2026). Gelak tawa, tepuk tangan bangga, hingga air mata haru bercampur menjadi satu.
Mengusung tema besar “Rise Beyond Limits”, gelaran ini bukan sekadar seremoni serah terima ijazah. Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus bahan bakar bagi para lulusan untuk berani melampaui batas kemampuan diri dalam menghadapi dinamika dunia kerja kesehatan masa depan.
Nuansa sakral langsung terasa sejak awal acara saat prosesi kirab dimulai. Dipimpin oleh cucuk lampah dari siswa kelas XI yang diikuti pembawa sembah bendera, kepala sekolah, guru, para wisudawan memasuki ruangan dengan langkah tegap dan penuh kebanggaan. Satu per satu murid kemudian menerima pengalungan samir oleh kepala sekolah dan jajaran manajemen sebagai simbol resmi pengukuhan kelulusan.
Artikel Terkait
Momen paling menguras air mata terjadi saat Alifah Khoirunnisa (XII Keperawatan 2) maju membacakan “Ucapan Baktiku pada Orang Tua”. Kata-kata penuh untaian rasa syukur dan permohonan maaf yang tulus dari Alifah sukses membuat para orang tua dan tamu undangan yang hadir tak kuasa membendung air mata. Suasana haru itu kemudian dikunci oleh pembacaan Janji Alumni yang dipimpin oleh Keisha (XII Keperawatan 2).
Kepala SMK Kesehatan Sadewa Wates, Samsuri Nugroho, mengapresiasi atas sinergi luar biasa antara guru, orang tua, dan murid hingga proses belajar tiga tahun ini bisa tuntas dengan manis. Dia menitipkan pesan mendalam bagi para calon tenaga kesehatan muda ini.
“Di manapun kalian berada kelak, selalu jaga sopan santun, etika, dan nama baik sekolah. Jadilah generasi tangguh dan profesional yang siap langsung terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan tinggi,” kata Samsuri.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak sekolah memberikan apresiasi khusus kepada para juara dan siswa berdedikasi tinggi dari masing-masing program keahlian (Keperawatan dan Farmasi). Pelepasan kelulusan ini tidak melulu diwarnai kesedihan. Acara dikemas dinamis dengan penampilan Tari Solah yang energik dari Aden dan Reva (X Farmasi), sumbangan lagu dari alumni, serta penayangan video flashback perjalanan sekolah.
Suasana kembali pecah dan meriah di penghujung acara ketika para guru mempersembahkan lagu spesial, yang langsung disambut dengan aksi flash mob kompak dari seluruh murid kelas XII. Aksi spontan ini sukses menutup lembaran kisah putih abu-abu mereka dengan senyuman paling bahagia.



















