YOGYAKARTA – PT KAI Daop 6 Yogyakarta resmi mengoperasikan 21 Kereta Api (KA) Jarak Jauh menggunakan armada Stainless Steel New Generation. Bukan cuma sekadar ganti gerbong, langkah ini adalah bagian dari transformasi besar-besaran KAI yang bekerja sama dengan PT INKA untuk mendatangkan 612 unit kereta modern hingga tahun 2027 mendatang.
“Pembaruan sarana ini menyasar seluruh segmen layanan, mulai dari kelas Eksekutif, Campuran, hingga Ekonomi. Ini adalah bukti nyata bahwa KAI terus bertransformasi demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan,” ungkap Feni Novida Saragih, Manager Humas Daop 6 Yogyakarta.
Beberapa fasilitas unggulannya, Kursi Ergonomis & Anti-Pegal, Bisa reclining hingga 135 derajat dan revolving (bisa diputar menghadap arah jalan kereta). Legroom-nya pun jauh lebih luas, lengkap dengan foot rest dan meja lipat.
Artikel Terkait
Penumpang juga tidak perlu rebutan colokan lagi, karena sekarang tersedia USB port dan stop kontak langsung di setiap nomor kursi. Pintu geser otomatis antar-kereta yang minim bising, plus layar Passenger Information Display System (PIDS) yang menampilkan info suhu, kecepatan, dan stasiun secara real-time.
“Toilet juga bersih dengan foot washer, musala yang nyaman, hingga baby care desk (meja ganti popok) untuk kamu yang membawa balita,” katanya.
Sebanyak 21 kereta ini di antaranya KA Argo Dwipangga, KA Argo Lawu, KA Argo Wilis, KA Argo Semeru, KA Bima , KA Taksaka, KA Turangga , KA Gajayana dan KA Lodaya. Selain itu ada KA Mataram, KA Batavia, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Fajar Utama Solo, KA Senja Utama Solo, KA Ranggajati, KA Bangunkarta, KA Jaka Tingkir, KA Progo dan KA Majapahit.
“Hadirnya kenyamanan ekstra dari armada New Generation ini, kereta api bisa terus menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas sehari-hari, baik untuk urusan kerja, mudik, maupun liburan estetis di wilayah Yogyakarta dan Solo,” katanya.



















