YOGYAKARTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu simpul utama pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Kampus ini resmi menjadi titik lokasi pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN) 2026 yang digelar serentak secara nasional mulai Senin (8/6/2026).
Pembukaan SSE UM-PTKIN 2026 akan dipusatkan di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Jajaran pimpinan UIN Sunan Kalijaga mengikuti prosesi pembukaan ini secara daring via Zoom Meeting langsung dari ruang admisi kampus setempat.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga, Mochamad Sodik, menyampaikan bahwa daya tarik kampus “Putih” ini tetap luar biasa bagi calon mahasiswa. Total peminat ada 10.544 orang yang mendaftar 6.936 orang. Sedangkan kuota jalur ini 1.458 mahasiswa dan yang ujian di UIN Suka ada 1.648 orang
Menurutnya, UIN Sunan Kalijaga tetap menjadi pilihan favorit para peserta untuk meletakkan masa depan akademik mereka. Pelaksanaan seleksi tahun ini menghadirkan layanan yang responsif, ramah, dan berpihak pada kenyamanan peserta.
Artikel Terkait
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Sunan Kalijaga, Istiningsih, menegaskan bahwa seluruh persiapan teknis telah digodok matang sesuai regulasi Kementerian Agama. Mulai dari komputer, jaringan internet, pengawas, hingga ruang ujian sudah siap 100%.
“Kampus juga memanjakan peserta dengan berbagai fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, akses kantin dan keamanan ketat dan transportasi internal,” katanya.



















