KULON PROGO – Wisatawan pecinta olahraga ekstrem kini memiliki pilihan destinasi baru di Kabupaten Kulon Progo. Paket wisata tandem paralayang resmi beroperasi di Area Paralayang Girisembung, Kalurahan Banjarasri, Kapanewon Kalibawang, menyuguhkan pengalaman terbang menikmati lanskap Perbukitan Menoreh dari udara.
Destinasi ini merupakan area pertama di Kulon Progo yang menyediakan paket penerbangan paralayang secara tandem. Pengunjung diajak terbang selama 5 hingga 10 menit sembari menikmati pemandangan alam Perbukitan Menoreh, megahnya Gunung Merapi dan Merbabu, serta hamparan persawahan hijau. Bahkan saat cerah Candi Borobudur juga bisa terlihat dari atas.
Pengoperasian wahana ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kalurahan Banjarasri dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Selain menjadi objek wisata, lokasi ini juga difungsikan sebagai sarana latihan bagi para atlet paralayang.
Artikel Terkait
Ketua Paralayang DIY, Alfari Widyasmara, memaparkan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Sebelum lepas landas, penerbangan dilakukan bersama pilot tandem berpengalaman dan bersertifikat. Wisatawan dipasangi perangkat keselamatan berstandar internasional serta dibekali edukasi dasar terkait teknik take-off dan mendarat yang aman.
“Setiap penerbangan didampingi oleh instruktur profesional untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan terpenuhi,” ujar Alfari.
Persyaratan fisik untuk menjajal olahraga ekstrem ini tergolong fleksibel. Tidak ada batasan usia khusus, bahkan anak-anak diperbolehkan terbang dengan batas berat badan maksimal yang direkomendasikan sebesar 90 kilogram.
Meskipun baru beroperasi selama satu bulan, antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Hingga saat ini, Paralayang Girisembung tercatat telah melayani sekitar 300 wisatawan dari berbagai daerah.
Salah seorang pengunjung, Yaya, mengaku mendapatkan pengalaman yang berkesan saat mencoba wahana tersebut. “Sensasinya luar biasa, memicu adrenalin tapi terasa aman karena didampingi instruktur. Pemandangan dari atas juga sangat indah,” kataya.
Senada dengan Yaya, Indri, wisatawan lainnya, mengapresiasi fasilitas dokumentasi yang disediakan pengelola. Paket penerbangan tersebut sudah mencakup perlengkapan foto dan video untuk mengabadikan momen selama berada di udara.
Dukungan terhadap pengembangan destinasi ini turut disampaikan oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko. Pihaknya menyambut baik hadirnya inovasi wisata olahraga (sport tourism) di Kalibawang yang diharapkan mampu mendongkrak perekonomian lokal dan memperkaya variasi destinasi wisata daerah.
Paket wisata tandem Paralayang Girisembung beroperasi setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional. Untuk menikmati fasilitas ini, wisatawan dikenakan tarif sebesar Rp450.000 per orang. Biaya tersebut sudah mencakup jasa pilot tandem bersertifikat, fasilitas dokumentasi, dan jaminan asuransi keselamatan.



















