Pertama di Indonesia! UIN Sunan Kalijaga Luncurkan Program S2 Matematika

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Proses peluncuran Program Magister (S2) Matematikan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, selasa (9/6/2026). (foto: istimewa)

YOGYAKARTA – Siapa bilang matematika hanya soal angka di atas kertas. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta baru saja mendobrak stigma tersebut dengan meluncurkan Program Studi Magister (S2) Matematika pada Selasa (9/6/2026).

Langkah ini bukan sekadar menambah daftar program pascasarjana. Ini adalah sejarah baru, S2 Matematika pertama di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), sekaligus satu-satunya di Indonesia yang berani menghadirkan konsentrasi Matematika Ekonomi Syariah.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Norhaidi Hasan, menegaskan bahwa matematika adalah fondasi dari segala peradaban.

“Matematika adalah queen of science. Dari sanalah ilmu-ilmu lain berkembang. Lewat program ini, kami ingin melahirkan lulusan yang tidak cuma jago berhitung, tapi mampu memecahkan masalah nyata, mulai dari isu sosial, lingkungan, hingga menggerakkan roda ekonomi syariah di Indonesia,” tegasnya.

Dekan FST, Prof Khurul Wardati, menjabarkan bahwa kurikulum S2 ini dirancang sangat unik lewat tiga pilar, Islamic Scientific Computing dengan merancang pemodelan komputer yang bernafaskan prinsip keilmuan Islam; Syariah Data-Based Risk Management yang menggunakan big data dan statistika canggih untuk memetakan risiko keuangan berbasis syariah dan quantitative Ethics, dengan mengembangan algoritma yang mengutamakan keadilan, sekaligus membentengi sistem dari unsur judi (maisir) dan ketidakpastian (gharar).

Proodi ini siap memperkuat ekosistem industri halal global melalui riset kolaboratif pada halal supply chain, keamanan data, hingga kriptografi.

Menandai momentum bersejarah ini, FST menggelar Seminar Nasional bertajuk “Kontribusi Matematika dalam Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Syariah Berkelanjutan” yang diserbu 150 peserta.

Dua pakar dihadirkan untuk membuktikan kedahsyatan ilmu ini. Priyonggo Suseno membedah bagaimana matematika bisa membaca perilaku konsumen industri halal. Sementara itu, Dr. Danang Teguh Qoyyimi dari UGM sukses memukau peserta saat mengupas tuntas formula statistika dan analisis kuantitatif di balik pengelolaan dana haji nasional agar tetap berkelanjutan.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Komisi X DPR RI Desak Evaluasi Aturan Desil BPS: Jangan Sampai Anak Bangsa Putus Kuliah

KULON PROGO – Komisi X DPR RI mendesak pemerintah segera mengevaluasi skema pendesilan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai syarat mutlak ...

Ekbis

Inovasi Mahasiswa UGM Ciptakan ‘Intoco’, Mesin Pengolah Cokelat Canggih Penyelamat UMKM Kulonprogo

KULONPROGO – Langkah nyata akademisi dalam mendukung UMKM lokal kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui Program Kreativitas ...

News

Ratusan Kambing Ras Kaligesing Terbaik se-Indonesia Meriahkan Piala Raja #1 di Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 300 peternak dari berbagai daerah di Indonesia memeriahkan Kontes Ternak Kambing Ras Kaligesing Tingkat Nasional Piala ...

News

Jadi Pembina Upacara Bendera di SMPN 2 Galur, Wabup Motivasi Siswa Rajin Belajar

KULON PROGO – Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, menekankan pentingnya pembentukan karakter, etika, dan integritas bagi para pelajar sejak ...

Ekbis

Luncurkan PRAMANA, Kulon Progo Siap Benahi Data Kemiskinan

KULON PROGO = Pemerintah Kabupaten Kulon Progo meluncurkan inovasi sistematis bernama PRAMANA (PRiksa lan pilah datA warga Miskin kAnthi NyatA) ...

News

Menoreh Art Festival dan Peluncuran Logo Resmi Warnai Kick Off Hari Jadi ke-75 Kulon Progo

KULON PROGO – Lautan manusia memadati Alun-Alun Wates pada Sabtu (12/9/2026) malam, saat Kick Off pembukaan rangkaian peringatan Hari Jadi ...

Tinggalkan komentar