Cegah Tawuran Jelang Libur Sekolah, Bupati: Pelajar Harus Jaga Harapan Orang Tua

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bupati Agung Setyawan menjadi inspektur upacara di SMK N 2 Pengasih, Senin (15/6/2026)/ (Foto: istimewa)

Kulon Progo – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi tawuran dan kenakalan remaja yang kerap rawan terjadi menjelang masa liburan sekolah. Bupati turun ke sekolah untuk membentengi pelajar agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran kekerasan yang dapat menghancurkan masa depan mereka.

“Jangan sampai harapan besar orang tua rusak hanya karena terpengaruh ajakan negatif, provokasi di media sosial, atau tindakan kekerasan (tawuran) yang tidak memberikan manfaat apa pun. Tawuran tidak akan menyelesaikan masalah, justru merusak masa depan,” kata Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, saat memimpin apel di SMK Negeri 2 Pengasih, Senin (15/6/2026).

Menurut Agung, orang tua telah berjuang keras menyekolahkan anak-anak mereka dengan harapan besar agar kelak sukses. Oleh karena itu, menjauhi aksi kekerasan jalanan dan fokus pada cita-cita adalah cara terbaik menghargai keringat orang tua.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kulon Progo, Pratiwi Ngasaratun, mengungkapkan bahwa pembinaan intensif ini langsung menyasar titik-titik krusial di tingkat pendidikan menengah.

“Hari ini kami bergerak menyasar empat sekolah tingkat SMA dan SMK sederajat. Ini adalah langkah preventif konkret menghadapi maraknya kasus kenakalan pelajar di berbagai daerah,” jelas Pratiwi.

Plt Kepala SMK Negeri 2 Pengasih, Yulianto, menyatakan bahwa pihak sekolah tidak akan melonggarkan pengawasan meski menjelang libur semester. Langkah edukasi akan dioptimalkan melalui peran berlapis di internal sekolah.

“Pendampingan akan kami perketat melalui wali kelas dan guru BK (Bimbingan Konseling). Kami juga melibatkan nara sumber eksternal dari aparat keamanan untuk memperkuat kesadaran siswa,” kata Yulianto.

Melalui sinergi ketat antara pemerintah, aparat, sekolah, dan orang tua, diharapkan ruang gerak untuk aksi tawuran di Kulon Progo dapat ditekan habis, sehingga masa liburan sekolah dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

Tinggalkan komentar